distributor lampu panasonic

Lampu Stadion Berapa Watt? Apakah Wattage Lebih Besar Lebih Baik?

Ketika membeli lampu atau bohlam, biasanya yang akan ditanya oleh penjual adalah besarnya watt. Baik ruang publik dan rumah pribadi memiliki kebutuhan watt yang berbeda termasuk stadion olahraga. Lantas, lampu stadion berapa watt? Watt yang disimbolkan dengan huruf W, merupakan jumlah energi yang digunakan oleh bohlam atau lampu dalam menghasilkan cahaya. Apabila memilih lampu dengan watt rendah, maka penerangan yang dihasilkan tidak begitu benderang dibandingkan dengan lampu watt tinggi. Jadi, lampu 15 watt akan lebih terang dari lampu 5 watt. Perlu dipahami juga, watt di tiap jenis lampu juga berbeda. Contohnya, lampu pijar 45 watt dibandingkan dengan lampu LED 15 watt. Cahaya yang dihasilkan jelas tidak akan sama, karena cara kerja dari kedua jenis lampu tersebut itu berbeda. Umumnya, untuk 1 watt lampu akan menghasilkan 75 lumen. Perlu diketahui, lumen berbeda dengan watt. Lumen adalah satuan dari pencahayaan yang digunakan dalam menghitung kebutuhan cahaya di sebuah ruangan. Menentukan Kebutuhan Watt Lampu Seperti yang dijelaskan di atas bahwa watt adalah ‘ukuran’ sebuah lampu dalam menghasilkan cahaya. Coba bayangkan, apa yang terjadi apabila memasang lampu dengan watt besar di ruangan kecil seperti kamar? Ada beberapa hal yang bisa terjadi yakni menyilaukan mata, akan boros tagihan listrik dan risiko besar yang bisa terjadi seperti korslet. Sebaliknya, apabila memasang lampu dengan watt kecil di ruang kantor misalnya, beberapa hal yang bisa terjadi antara lain: Inilah mengapa pentingnya mengetahui berapa watt lampu yang akan digunakan untuk penerangan sebuah ruangan rumah atau ruang publik. Karena hal tersebut berpengaruh terhadap kesehatan mata serta kenyamanan saat berada di ruangan. Beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai berikut. Secara sederhana lumen itu dibutuhkan untuk menentukan kebutuhan cahaya di suatu ruangan. Beberapa panduan yang bisa dijadikan referensi yaitu: Cara untuk menentukan besarnya lumen adalah luas ruangan (panjang x lebar).  Kebutuhan watt bisa menggunakan rumus di bawah ini tetapi dengan syarat semua komponennya telah lengkap sehingga memudahkan perhitungan. N = E x L x W / Ø x LLF x Cu x n Keterangan: N = Jumlah titik lampu E = Kuat penerangan (Lux), rumah atau apartemen standar 100lux – 250lux L = Panjang (Length) ruangan dalam satuan Meter W = Lebar (Width) ruangan dalam satuan Meter. Ø = Total nilai pencahayaan lampu dalam satuan LUMEN LLF = (Light Loss Factor) atau Faktor kehilangan atau kerugian cahaya, biasa nilainya antara 0,7–0,8 Cu = (Coefficient of Utilization) n = Jumlah Lampu dalam 1 titik Lampu Stadion Berapa Watt? Dari penjelasan di atas, lantas lampu stadion berapa watt? Seperti yang diketahui, untuk menentukan lumen yang kemudian akan dikonversi mencari kebutuhan watt harus tahu ukuran luas bangunan. Stadion di Indonesia memiliki luas yang berbeda-beda, sehingga kebutuhan watt pun tidak akan sama. Sebagai contoh, di Stadion Patriot di Kota Bekasi, Jawa Barat, memasang lampu dengan total 2000 watt dengan 100 titik pasang. Pemasangan lampu di stadion ini memakan anggaran yang fantastis yakni Rp8 miliar. Lain halnya dengan Stadion Gelora Delta Sidoarjo, untuk lampu sorot di awal menggunakan 2000 watt dengan jumlah sebanyak 168 unit, dengan rata-rata 700-800 lux. Namun, standar pencahayaan ini telah ditingkatkan dengan lampu sorot LED 1000 watt sebanyak 168 unit dengan rata-rata 1700 lux. Angka terbaru ini telah memenuhi standar PSSI dan FIFA. Untuk Stadion Gelora Bung Karno, memiliki sistem pencahayaan terbaik di Indonesia dan disebut setara dengan Stadion San Siro, markas klub sepakbola raksasa, AC Milan dan Inter Milan. Sistem pencahayaan sekarang ini sebesar 3500 lux. Namun, konsumsi listriknya diklaim 50% lebih hemat karena menggunakan LED lighting system. Sistem ini terintegrasi dengan tata suara berkekuatan 80.000 watt PMPO. Dari beberapa contoh tersebut, bisa disimpulkan bahwa lampu stadion berapa watt pasti berbeda. Tapi, semua stadion wajib memenuhi standar yang telah diatur oleh FIFA yaitu jenis pencahayaan lampu dengan kekuatan 1200 lux.  Semakin tinggi watt, maka semakin baik juga pencahayaan. Tidak perlu khawatir akan efek stadion menjadi panas, karena sekarang ini rata-rata stadion di Indonesia telah menggunakan jenis lampu LED dan ada juga yang memakai solar cell yang memanfaatkan energi terbarukan. Jadi, efek ke lingkungan minim dan bisa menghemat penggunaan listrik.  Dengan memenuhi standar tersebut, sebuah stadion layak untuk mengadakan berbagai pertandingan olahraga maupun konser. Visual penonton akan lebih baik, merasa aman dan nyaman selama berada di dalam stadion. Begitu juga dari sisi atlet dan pengisi acara, mereka bisa tampil maksimal. Salah satu brand yang menjadi pilihan untuk lampu stadion adalah Panasonic. Stadion GBK merupakan stadion yang menggunakan produk lampu sorot Panasonic sejumlah 610 unit. Untuk membeli produk brand ini bisa melalui distributor lampu Panasonic yakni Dian Pelita Indonesia. Perusahaan Dian Pelita Indonesia sudah terpercaya menangani sistem pencahayaan stadion, penerangan jalan umum hingga jembatan. Demikian ulasan dari pertanyaan lampu stadion berapa watt. Semoga penjelasan tersebut bisa bermanfaat dan memahami watt dalam lampu.

Lampu Stadion Berapa Watt? Apakah Wattage Lebih Besar Lebih Baik? Read More »

Pentingnya Lampu Jalan Desa untuk Aksesibilitas yang Lebih Baik

Lampu jalan desa merupakan salah satu infrastruktur penting yang dibutuhkan masyarakat untuk mendukung berbagai aktivitas di malam hari, juga meningkatkan keamanan desa. Tak hanya itu saja, dengan adanya penerangan ini akses untuk menuju desa lebih optimal.  Kondisi desa-desa di Indonesia khususnya yang berada di daerah terpencil masih minim penerangan jalan. Padahal kebutuhan masyarakat akan penerangan sangatlah besar.  Sebelum adanya lampu penerangan jalan, desa-desa terasa gelap dan sunyi. Masyarakat pun urung keluar rumah karena khawatir keamanan dan keselamatan selama jalan. Karena tidak sedikit hewan-hewan liar berkeliaran di area pedesaan. Hadirnya lampu jalan desa, terutama di bagian jalan-jalan sepi sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat dan orang yang akan melewati desa tersebut. Itulah mengapa sekarang ini penerangan jalan umum yang dibangun lebih banyak menggunakan jenis solar panel sehingga tidak terlalu membebani desa dengan pembiayaan konsumsi listrik. Alasan Mengapa Lampu Jalan Desa Penting untuk Aksesibilitas dan Navigasi Malam yang Aman Lampu jalan desa adalah lampu yang digunakan untuk penerangan jalan di malam hari. Adanya penerangan jalan umum (PJU) ini akan mempermudah masyarakat melihat lebih jelas jalanan yang akan dilalui di malam hari, sehingga tingkat keselamatan lalu lintas dan keamanan lebih terjamin. Tidak sekadar itu saja, pengguna jalan pun bisa membedakan warna, bentuk serta rupa dari objek yang ada di jalan dan sekitarnya dengan permukaan jalan. Efeknya akan membuat pengguna lebih waspada terhadap diri sendiri juga orang lain. Selain itu, lampu jalan juga bisa membantu meningkatkan akses masyarakat desa terhadap fasilitas publik. Jika dulu, sulit untuk mengadakan acara di malam hari misalnya di balai desa, tetapi sekarang ini dengan hadirnya lampu tentu saja akan berbeda. Masyarakat lebih berani untuk keluar rumah karena adanya penerangan ini. Begitu juga dengan fasilitas publik lainnya seperti taman. Pemasangan lampu jalan desa di sekitar taman akan membuat masyarakat lebih nyaman untuk bersantai di malam hari serta bisa memunculkan interaksi sesama warga.  Fasilitas publik lainnya yang kini lebih mudah diakses adalah tempat ibadah. Bagi masyarakat muslim, ini tentu saja bisa mempermudah mereka untuk beribadah di masjid di malam hari apalagi saat bulan Ramadan. Begitu pula dengan masyarakat beragama Kristen, mereka bisa beribadah di gereja dengan leluasa saat malam hari. Selain menjadi sumber untuk penerangan, lampu jalan  juga digunakan sebagai alat bantu navigasi pengguna jalan. Dalam hal ini, lampu yang dimaksud adalah lampu lalu lintas.  Sudah terbukti, penggunaan lampu penerangan untuk alat bantu navigasi bisa mengurangi risiko terjadinya kecelakaan dan tindak kejahatan kriminal seperti perampokan.  Jenis Lampu Jalan Desa Harus diakui akses untuk pasokan listrik ke daerah-daerah terpencil masih minim. Jadi, tidak mengherankan apabila lampu jalan desa masih belum ada di berbagai daerah tersebut.  Selain kendala infrastruktur listrik, kendala lainnya yang kerap muncul datang dari faktor internal dan eksternal. Seperti cakupan daerah yang akan dipasangi lampu cukup luas, kurangnya anggaran dari pemerintah daerah setempat, pembengkakan biaya akibat jenis lampu yang tidak hemat energi hingga rendahnya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi merawat fasilitas yang ada. Dengan permasalahan yang kompleks tersebut, akhirnya ada dua jenis lampu jalan desa yang kerap digunakan sebagai solusi untuk mengatasi sedikit dari kendala yang ada. Apa saja? Berikut ulasannya. Lampu LED sudah terkenal sebagai lampu yang bisa menghemat energi, daya listrik dan ramah lingkungan. Lampu ini juga memiliki ketahanan yang lebih lama, dengan umur sekitar 10.000 hingga 50.000 jam penggunaan. Penggunaan jenis lampu LED ini sudah terbukti bisa memangkas biaya tagihan listrik yang besar. Dalam penggunaan, lampu LED menggunakan lebih sedikit listrik daripada jenis lampu lainnya. Sudah banyak studi yang dilakukan menunjukkan bahwa LED bisa mengefisienkan penggunaan energi sebesar 60-70% dari lampu lainnya. Salah satu merek lampu LED yang terkenal adalah Panasonic. Kualitas produk lampu LED Panasonic sudah tidak diragukan lagi. Untuk distributor lampu Panasonic di Indonesia ada Dian Pelita Indonesia. Perusahaan ini tepercaya dan telah menangani sejumlah proyek penerangan lampu jalan di berbagai daerah. Lampu solar cell atau panel surya sering digunakan untuk penerangan jalan desa. Umumnya, pihak swasta atau mahasiswa KKN kerap memilih jenis lampu ini untuk bantuan fasilitas desa.  Panel surya memiliki manfaat seperti penghematan energi dan menghilangkan ketergantungan terhadap energi fosil karena memanfaatkan energi terbarukan. Selain itu, penggunaan jenis lampu ini juga minim biaya pemeliharaannya. Cara perawatan cukup mudah yaitu dengan membersihkannya secara berkala setiap bulan. Untuk membersihkannya dengan cara lap permukaan panel surya dengan pembersih khusus dan memastikan tidak ada debu yang menempel. Jika perawatan tidak dilakukan dengan rutin, akan membuat jenis lampu ini berumur pendek. Lampu jenis merkuri masih digunakan sebagai penerangan jalan desa. Jenis lampu ini menggunakan gas merkuri untuk menghasilkan cahaya. Untuk efisiensi energi termasuk rendah dan memiliki kekurangan seperti waktu pemanasan yang lama. Demikian pembahasan lampu jalan desa yang sangat penting keberadaannya untuk navigasi serta menunjang aksesibilitas masyarakat setempat. Semoga ke depannya, infrastruktur penerangan bisa merata ke seluruh pelosok Indonesia. 

Pentingnya Lampu Jalan Desa untuk Aksesibilitas yang Lebih Baik Read More »

Mengapa Harus Mempertimbangkan Dian Pelita Indonesia sebagai Supplier Lampu Panasonic?

Lebih dari satu abad Panasonic telah membersamai masyarakat dunia dalam hal penerangan. Ini membuktikan bahwa brand ini tepercaya dan memiliki kualitas produk yang baik. Untuk mendapatkan produk lampunya, ada banyak supplier lampu Panasonic yang bisa dijadikan pilihan, salah satunya Dian Pelita Indonesia. Brand yang berasal dari negeri Sakura ini, memiliki misi utama yaitu membuat perbedaan positif bagi masyarakat melalui produk dan solusi mereka. Apalagi sekarang ini inovasi di bidang penerangan dari Panasonic semakin maju mengikuti perkembangan teknologi. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya ragam produk lampu yang dijual di pasaran. Bagi konsumen atau pelaku bisnis yang bergerak di bidang industri penerangan, mendapatkan supplier lampu Panasonic yang tepat adalah sebuah keharusan. Di pasaran ada banyak macam supplier yang menawarkan berbagai layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Di antara banyaknya perusahaan distributor lampu Panasonic, ada Dian Pelita Indonesia. Perusahaan swasta ini menjual produk lampu Panasonic dan telah mengerjakan sejumlah proyek penerangan di berbagai daerah. Sebelum membahas tentang alasan mengapa mesti mempertimbangkan Dian Pelita Indonesia sebagai supplier lampu Panasonic, ada baiknya Anda tahu terlebih dulu bagaimana cara kerja supplier. Mengenal Cara Kerja Supplier Pengertian supplier adalah individu atau bisnis yang menyuplai produk dalam bentuk barang atau jasa kepada bisnis lainnya. Contohnya, pebisnis yang memiliki toko listrik tentunya membutuhkan supplier lampu dan peralatan listrik lainnya yang dibutuhkan masyarakat. Dalam kegiatan ekonomi, supplier sering juga disebut sebagai pemasok. Peran supplier ini sangat penting dalam product life cycle yang dimulai dari mencari bahan mentah berkualitas terbaik di pasaran hingga mempercepat proses produksi.  Lantas bagaimana cara kerja dari supplier? Dalam menjalankan fungsinya dalam menyediakan kebutuhan konsumen, berikut ini cara kerja dari supplier yang perlu diketahui, yaitu: Itulah mengapa dalam memilih supplier harus jeli karena akan berpengaruh juga terhadap usaha yang dijalankan oleh pebisnis. Bagi yang membutuhkan supplier lampu Panasonic, rekomendasi perusahaan terbaik adalah Dian Pelita Indonesia. Mengapa Harus Mempertimbangkan Dian Pelita Indonesia Sebagai Supplier Lampu Panasonic? PT Dian Pelita Indonesia merupakan perusahaan milik swasta. Sejak berdiri dari tahun 2021, Dian Pelita Indonesia telah berkontribusi dalam distribusi barang-barang umum terutama terkait produk di sektor infrastruktur (khususnya industri penerangan). Bersama anak perusahaannya, Dian Pelita Indonesia mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun. Bahkan perolehan perusahaan tahun ini telah meningkat 25% dibandingkan tahun 2022. Barangkali Anda akan bertanya, mengapa harus mempertimbangkan perusahaan ini sebagai supplier lampu Panasonic? Berikut ini beberapa alasan yang bisa dijadikan pertimbangan. Dian Pelita Indonesia berdedikasi dalam mendukung perkembangan bangsa khususnya penyediaan infrastruktur seperti penerangan jalan umum (PJU) dan juga produk elektronik lainnya.  Sebagai supplier lampu Panasonic, Dian Pelita Indonesia memiliki beragam layanan yang layak untuk dijadikan pilihan. Apa saja?  Beragam produk LED Panasonic, jasa konsultasi, jasa konstruksi mekanikal dan elektrikal dan peralatan kantor. Tentunya bagi pebisnis dengan adanya pilihan layanan jasa seperti yang ditawarkan Dian Pelita Indonesia, akan menambah nilai plus karena bisa memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan yang dihadapi pebisnis. Salah satu kriteria dalam memilih supplier adalah memastikan bahwa perusahaan tersebut itu nyata bukan fiktif. Hal ini bisa dilihat dengan pencantuman alamat dan kontak yang jelas serta memiliki website kredibel yang memuat segala informasi terkait perusahaan. Dian Pelita Indonesia telah memenuhi kriteria ini. Website resmi Dian Pelita Indonesia mencantumkan dengan jelas alamat, kontak, portofolio bahkan informasi LKPP. Khususnya di bagian LKPP, bisa dicek dengan jelas apa saja produk yang disediakan oleh perusahaan ini. Cara pertama ini sangat penting dan berlaku juga untuk bidang bisnis selain distributor. Anda akan bertransaksi dalam jumlah uang cukup besar, sehingga alamat dan kontak bisa membantu melihat keseriusan bisnis dan untuk keperluan lainnya. Walaupun berdiri di tahun 2020, tapi proyek yang telah dijalankan oleh Dian Pelita Indonesia sudah tersebar di berbagai kota besar di Indonesia. Semua proyek tersebut terkait penerangan kota. Beberapa proyek yang sudah dijalankan antara lain: Selain di atas, ada juga proyek lainnya yang bisa diakses di website resmi Dian Pelita Indonesia. Dengan portofolio dan penyediaan layanan yang bervariasi, Dian Pelita Indonesia bisa dijadikan pilihan untuk supplier lampu Panasonic.  Dalam memenuhi kebutuhan pencahayaan jalan yang berkualitas, andal, dan efisien, Dian Pelita Indonesia sebagai distributor resmi dan supplier lampu Panasonic siap menjadi mitra terbaik. Dapatkan penawaran produk terbaik, layanan pelanggan yang unggul, dan keberlanjutan kerja sama yang dijamin. Jangan lewatkan kesempatan untuk mengoptimalkan pencahayaan jalan, dan hubungi kami hari ini juga untuk konsultasi dan mendapatkan penawaran terbaik! Baca juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Mengapa Harus Mempertimbangkan Dian Pelita Indonesia sebagai Supplier Lampu Panasonic? Read More »

dian pelita lampu stadion gbk

Menilik Perancangan Lampu Stadion GBK yang Disebut Terbaik di Dunia

Stadion Gelora Bung Karno merupakan ikon kebanggaan bangsa Indonesia. Lampu stadion GBK ini dikatakan salah satu terbaik di dunia. Tak hanya itu saja, kekuatan pencahayaan stadion ini tidak jauh berbeda dengan Stadion San Siro, markas klub sepak bola raksasa dunia AC Milan dan Inter Milan. Sekarang ini Stadion GBK merupakan stadion dengan fasilitas olahraga terlengkap di Indonesia. Renovasi yang dilakukan di tahun 2016 silam dalam rangka menyambut perhelatan pesta olahraga terbesar se-Asia, ASEAN Games, telah membuat stadion ini memiliki pencahayaan terbaik. Penampilan GBK kian bersolek setelah renovasi rampung. Yang paling menonjol adalah pencahayaan lebih terang, taman ditata kembali, dan area untuk pejalan kaki lebih luas. Untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan spot foto, di berbagai sudut stadion tersedia berbagai latar yang menarik. Contohnya dari pintu masuk di jalan Asia Afrika, ada sebuah dinding yang mirip tumpukan batu bata dan tersusun rapi. Selain digunakan untuk berbagai pertandingan sepak bola kandang Timnas Indonesia dan Persija, Stadion GBK kerap dijadikan venue konser. Di tahun ini ada jadwal konser SMTown di bulan September dan Coldplay di bulan November.  Sejarah Singkat Stadion GBK Stadion Gelora Bung Karno mempunyai nilai historis yang tinggi dan merupakan simbol kegigihan serta semangat pantang menyerah dari para olahragawan. Awal mula stadion ini dibangun memunculkan kontroversi dari masyarakat. Karena di zaman itu, pembangunan stadion dianggap sebagai sebuah pemborosan di saat kondisi ekonomi negara lagi sulit. Latar belakang utama berdirinya stadion ini karena di tahun 1958 Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Asian Games ke-4 yang akan dilaksanakan pada tahun 1962. Presiden Soekarno meyakinkan masyarakat bahwa pembangunan ini merupakan bentuk harga diri bangsa dan supaya negara kita dihargai bangsa-bangsa lain. Pembangunan ini mengalami jalan yang tidak mudah. Akhirnya di tahun 1960, Stadion GBK pun mulai dibangun. Tiang pancang pertama dimulai pada tanggal 8 Februari 1960 dan disaksikan oleh Perdana Menteri Uni Soviet, Nikita Khrushchev. Selama dua tahun, akhirnya pembangunan stadion ini pun rampung, tepatnya pada tanggal 21 Juli 1962. Stadion ini pun memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 110.000 dan siap untuk menggelar pesta olahraga bergengsi, Asian Games ke-4. Setelah puluh tahun berlalu, revitalisasi besar-besaran pun kembali terjadi pada bulan Februari 2016 menjelang diselenggarakannya Asian Games ke-18 tahun 2018. Proses revitalisasi ini memakan waktu satu tahun lebih dan rampung pada Oktober 2017. Revitalisasi ini menyerap anggaran sebesar 770 miliar rupiah. Pemerintah melakukan perbaikan besar-besaran di seluruh stadion agar sesuai dengan standar Dewan Olimpiade Asia. Seluruh bangku panjang kayu diganti dengan kursi tunggal dan membuat stadion ini menjadi stadion all-seater. Menariknya, sistem pencahayaan ditingkatkan dari 1200 lux menjadi 3500 lux. Tak hanya itu saja, di atap stadion ada 1.293 panel surya yang terpasang agar penonton terlindung dari sinar UV. Lalu ditambah lagi dengan penyediaan kursi dan jalur khusus bagi penyandang disabilitas. Menilik Perancangan Lampu Stadion GBK Lampu Stadion GBK telah memenuhi standar pencahayaan stadion menurut FIFA. Jika dilihat dari standar FIFA, pencahayaan stadion itu sebesar 2000 lux. Stadion GBK sendiri telah melewati standar FIFA dan menyamakan kapasitas pencahayaannya seperti Stadion San Siro. Pencahayaan stadion ini didukung oleh Panasonic yang menyuplai lampu sorot LED sebanyak 610 unit. Lampu-lampu tersebut telah menggunakan teknologi pencahayaan terbaru dan memiliki umur pemakaian yang panjang. Dengan penggunaan LED lighting system, maka dipastikan konsumsi listriknya lebih hemat hingga 50% dari lampu pijar atau bohlam. Selain itu, lampu LED yang digunakan di stadion ini kualitas pencahayaannya tiga kali lebih baik. Pemasangan lampu LED telah memenuhi standar tertinggi FIFA dan federasi atletik internasional (IAAF). Titik lampu ada sebanyak 610 set di seluruh lapangan, terkoneksi dengan tata suara sehingga pergerakan lampu bisa seirama dengan musik yang dimainkan saat itu. Sebelumnya, pencahayaan stadion menggunakan teknologi metal halide, di mana membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk pemanasan terlebih dulu sebelum dihidupkan. Namun, dengan penggunaan LED dari Panasonic, kini bisa difungsikan sebagai interactive dynamic lighting. Untuk struktur atap stadion, ada panel surya dengan kapasitas 420 KWP yang akan menghasilkan rata-rata 1.479 KWH/hari. Walaupun sumber utama energi Stadion GBK berasal dari tenaga surya, tapi tetap terkoneksi dengan sumber listrik dari genset dan PLN. Di bagian luar stadion, nampak lampu warna-warni yang menghiasi seluruh bangunan. Lampu-lampu tersebut akan berganti warna dan menambah keindahan arsitektur Stadion GBK. Lampu fasad yang menyinari seluruh dinding hingga atap stadion sangat memesona di malam hari. Kendati bisa berganti warna, tapi tidak menyilaukan. Penerangan yang memadai ini membuat masyarakat betah untuk berolahraga di sekitar stadion. Masyarakat pun merasa aman dan nyaman selama melakukan aktivitas di luar stadion. Pencahayaan lampu Stadion GBK menjadi contoh bagaimana menghadirkan penerangan terbaik dan bisa hemat energi. Penonton akan mendapatkan pengalaman menonton yang memuaskan dan para atlet pun bisa bertanding tanpa merasa terganggu dengan lampunya.  Jenis lampu sorot LED yang digunakan di stadion ini bisa dibeli di distributor lampu LED tepercaya seperti PT Dian Pelita Indonesia. Sebagai distributor resmi Panasonic, DPI menyediakan berbagai produk berkualitas untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Seperti Apa Lampu Stadion Standar FIFA? Cari Tahu di Sini

Menilik Perancangan Lampu Stadion GBK yang Disebut Terbaik di Dunia Read More »

dian pelita lampu jalan raya

Pemeliharaan dan Perawatan Lampu Jalan Raya yang Wajib Diketahui oleh Masyarakat Umum

Lampu jalan raya memegang peranan penting dalam keamanan dan kenyamanan pengguna jalan raya. Dengan penerangan yang optimal di jalan raya, pengendara kendaraan bermotor serta pejalan kaki bisa lebih jelas melihat rambu lalu lintas serta jalanan di malam hari. Oleh karena itu, masyarakat umum perlu tahu cara pemeliharaan dan perawatan lampu jalan. Fungsi utama dari lampu jalan raya atau penerangan jalan umum (JPU) adalah untuk memberikan penerangan buatan bagi seluruh pengguna jalan sehingga mereka merasa aman dan nyaman melakukan aktivitas perjalanan di malam hari. Melihat fungsinya yang sangat penting saat malam hari, lampu ini harus ada di titik-titik vital jalan raya, supaya penerangannya merata dan tidak menimbulkan area terang juga area gelap. Dalam pemakaiannya, lampu jalan ini kerap mengalami kerusakan. Kerusakan pun beragam mulai dari arus tidak stabil, lampu pecah dan lain sebagainya. Selain itu, lampu jalan masuk ke dalam kategori barang elektronik yang rentan dan memiliki umur pakai. Jadi, aktivitas perbaikan dan pemeliharaan wajib dilakukan. Perbaikan lampu jalan meliputi penggantian lampu yang mati, perbaikan jaringan hingga pengecekan kondisi JPU. Coba bayangkan apabila tengah jalan di malam hari, hujan deras dan berkabut. Kadang lampu kendaraan tidak cukup untuk menerangi kondisi jalan. Tapi, di sisi lain lampu PJU justru mati di beberapa titik. Ini hal yang sangat dihindari. Otomatis pengendara harus memelankan laju kendaraan agar bisa berkendara dengan selamat. Agar lampu jalan raya bisa berfungsi sebagaimana mestinya, perlu tahu cara perawatan dan pemeliharaannya. Tak hanya dilakukan oleh dinas ESDM dan PLN saja, masyarakat umum pun perlu tahu langkah apa saja yang dibutuhkan untuk menjaga PJU agar bisa terus menyala. Cara Pemeliharaan dan Perawatan Lampu Jalan Raya Cara pertama dalam pemeliharaan dan perawatan lampu jalan adalah mendatanya. Dengan adanya data akurat berapa banyak PJU maka akan memudahkan pemantauan dan proses identifikasi untuk kerusakan lampu. Lakukan pencatatan letak lampu di mana saja, bagaimana kondisi lampu dan bagian mana yang mengalami masalah. Selain membantu proses identifikasi, dengan pendataan akan memudahkan petugas untuk menyiapkan alat apa saja yang mesti di bawa ke tempat lampu yang akan dicek. Peristiwa korsleting kerap terjadi. Hal ini bisa juga dialami oleh kabel pada lampu jalan raya. Faktor pemicu terjadinya hal ini karena terjadi goresan dari instalasi air PDAM atau dari proses penggalian kabel Telkom. Goresan ini umumnya terjadi di bagian kabel PJU, akibatnya terjadilah arus singkat. Apabila dibiarkan berlarut-larut dan tidak dicek maka bisa terjadi kebakaran. Itulah mengapa perlu adanya pemeriksaan secara berkala untuk kabel instalasi lampu. Sehingga bisa menghindari terjadinya kebocoran arus yang bisa membuat korsleting.  Lantas bagaimana cara untuk mengecek kabel instalasi yang mengalami korsleting? Bisa dicek pada volt meter, dengan ini maka bisa ketahuan kabel mana yang terjadi korsleting. Bagian lampu yang sering diabaikan dan tidak dilakukan perawatan adalah tiang. Tiang JPU justru memiliki anggaran perbaikan yang cukup besar. Ini terjadi karena maraknya terjadi pencurian dari tiang lampu PJU. Selain hilang, tiang lampu juga berpotensi terjadinya korosi di beberapa wilayah di Indonesia. Korosi ini terjadi karena kandungan garam di udara terlalu banyak, sehingga tiang mengalami oksidasi. Apabila tiang mengalami korosi, maka wajib untuk diganti baru karena bisa berdampak pada kesehatan kulit masyarakat. Partikel tiang yang lepas di udara karena korosi bisa meningkatkan risiko pencemaran air, alergi, gatal dan infeksi tetanus. Maka cara terbaik untuk pemeliharaan adalah mengecek rutin kondisi tiang PJU. Jika salah satu tiang sudah menunjukkan gejala korosi, sebaiknya segera diganti. Setiap lampu memiliki usia pemakaian. Semakin lama umur penggunaan lampu, maka biasanya cahaya akan semakin redup. Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut adalah kemungkinan sumber cahaya yang sudah mulai tidak berfungsi lagi. Atau bisa saja karena cahaya lampu terhalang oleh debu dan kotoran. Oleh karena itu diperlukan tindakan membersihkan lampu secara rutin dan juga pengecekan sumber cahaya. Pengecekan ini bertujuan untuk memantau apakah lampu masih menyala dengan baik atau tidak. Lalu, apabila cahaya tidak terang secara optimal karena terhalang oleh debu atau kotoran, maka bisa dibersihkan dengan menggunakan kain lembut yang dibasahi air atau bisa juga menggunakan pembersih kaca. Namun, perlu diperhatikan agar tidak menggunakan bahan pembersih yang keras atau bahan abrasif yang bisa merusak permukaan kaca. Coba perhatikan kondisi JPU di berbagai wilayah, ada beberapa tiang sering menjadi sasaran vandalisme, bahkan dijadikan sebagai tempat sampah. Kendati mencoret tidak akan mengurangi fungsi utama dari lampu jalan raya, tapi ini akan mengurangi nilai estetikanya.  Perlu juga melakukan cek kabel agar bisa tertata dengan rapi. Dengan merapikan kabel akan membuat perawatan dari kabel jauh lebih mudah dan tidak ada dalam posisi bergelantungan. Sekarang ini jenis lampu yang sering digunakan untuk lampu jalan raya adalah LED dengan merek Panasonic. Jenis lampu ini sudah terbukti hemat energi dan memiliki dampak positif bagi lingkungan. Agar tidak salah pilih, sebaiknya mencari distributor lampu Panasonic untuk mendapatkan produk kualitas terbaik dengan harga kompetitif. Perawatan dan pemeliharaan lampu PJU adalah tugas kolektif pemerintah dan masyarakat. Sama-sama menjaga lampu agar tetap bekerja optimal akan membuat keamanan dan kenyamanan jalan raya di malam hari bisa lebih baik. Baca Juga: 7 Proyek Prestise yang Melibatkan Perusahaan Lampu Dian Pelita

Pemeliharaan dan Perawatan Lampu Jalan Raya yang Wajib Diketahui oleh Masyarakat Umum Read More »

dian pelita manfaat lampu led

Manfaat Lampu LED: Efisiensi Energi dan Lingkungan

Dalam dua dekade belakangan ini, penggunaan lampu LED kian diminati oleh masyarakat dunia. Ini tidak lepas dari besarnya manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan jenis lampu ini. Lampu LED (light emitting diode) merupakan lampu yang menggunakan komponen dioda dalam menghasilkan cahaya. Fungsi dari dioda ini sebagai penghantar arus listrik, ketika dialiri tegangan maka akan mengeluarkan cahaya. Jenis lampu ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari rumah, kantor hingga pencahayaan fasilitas publik. Jenis-Jenis LED Dalam penggunaannya lampu ini memiliki berbagai jenis yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa jenis lampu LED yang sering digunakan dan perlu diketahui sebelum membelinya. Jenis lampu ini memiliki ukuran persegi panjang dengan empat pin. Ukurannya mulai dari 3mm, 5mm, dan flat lens. Umumnya penggunaan super flux LED ini untuk bidang otomotif, lampu kulkas, pencahayaan panggung hingga papan iklan. Salah satu ukuran yakni 5mm memiliki cahaya yang lebih terang dan unik apabila dibandingkan dengan ukuran lainnya. Sesuai dengan namanya, jenis lampu yang satu ini ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan jenis lainnya. Harganya pun relatif lebih murah. Biasanya miniature LED ini akan ditemukan pada sensor TV, radio moder, remote di ponsel, dan barang elektronik canggih lainnya yang ditandai dengan nyala warna merah. Jenis high power LED menghasilkan tingkat cahaya yang intens dan lebih terang dari jenis LED lainnya. Lampu LED ini terkenal dengan keunggulannya seperti: Ada satu kekurangan dari jenis LED ini yaitu cepat panas sehingga pemasangan lampu ini disarankan di area yang dingin. Jadi, lebih cocok digabungkan dengan sistem tenaga surya untuk menghindari terjadinya overheating. Salah satu contoh penggunaan lampu ini sebagai lampu jalan umum. Surface Mount Device LED (SMD) adalah jenis lampu LED yang hemat energi dan berukuran kecil. Bentuk dari lampu ini terlihat seperti mur dengan adanya beberapa titik cahaya di badannya. Biasanya jenis yang satu ini digunakan untuk lampu hias, lampu senter, lampu sudut ruangan dan lampu emergency. Walaupun tidak memiliki kabel, untuk menghubungkannya bisa menggunakan chip yang kecil. Adapun kelebihan dari lampu ini yaitu mampu memancarkan cahaya dengan sudut pandang luas dan bisa lebih memfokuskan sinar. Dengan memiliki keunggulan utama yakni hemat energi dan ramah lingkungan, berikut ini beberapa manfaat dari penggunaan lampu LED. Manfaat Lampu LED Sebelum ada LED, umumnya menggunakan lampu pijar, lampu CFL (compact fluorescent lamp). Untuk lampu CFL, mengeluarkan energi panas lebih banyak daripada cahaya. Persentase panas dari lampu CFL sebesar 95% sedangkan 5% adalah cahaya. Sebaliknya, lampu LED didesain khusus untuk mengeluarkan lebih banyak cahaya dibandingkan panas. 95% energi lampu jenis ini digunakan untuk menghasilkan cahaya, sedangkan 5%-nya menghasilkan panas. Mengapa demikian? Cahaya yang dihasilkan lewat komponen diode jauh lebih efisien dibandingkan cahaya dari filamen. Ini disebabkan karena intensitas cahaya lampu dari LED lebih besar 1 watt dari lampu biasa. Yang berarti LED hanya membutuhkan daya lebih sedikit dalam menghasilkan cahaya yang terang. Itulah mengapa lampu jenis LED lebih hemat energi karena cahaya yang dihasilkan lebih besar daripada panas. Tak hanya itu saja, lampu ini tidak menyumbang suhu panas ke lingkungan sekitar. Seperti yang sudah dijelaskan dari poin pertama bagaimana LED bisa hemat energi, hal ini juga yang secara langsung memengaruhi faktor hemat biaya listrik. Energi yang digunakan untuk menghidupkan LED 95% untuk cahaya maka lampu ini sangat jauh lebih hemat dari jenis lampu lainnya. Dengan adanya efisiensi energi yang tinggi, pemakaian lampu ini di rumah atau di kantor bisa mengurangi penggunaan energi listrik secara signifikan. Tentu saja tagihan listrik pun akan berkurang. Material pembuatan LED tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti merkuri sehingga lebih ramah dengan lingkungan dan kesehatan manusia.  Apalagi lampu ini tidak menghasilkan panas apabila digunakan untuk jangka waktu lama. Dengan demikian, bisa membuat masyarakat lebih aman dan nyaman ketika dipakai di rumah terutama di ruang tertutup. Satu lagi manfaat positif lampu ini bagi lingkungan yaitu bisa mengurangi sampah. Jadi, lampu jenis ini bisa didaur ulang saat sudah tidak digunakan lagi. Ini artinya, lampu LED tidak menyumbang sampah ke lingkungan, justru bisa dimanfaatkan menjadi barang baru yang memiliki nilai ekonomis. Material yang tidak berbahaya dan bisa didaur ulang, maka mampu mengurangi jejak karbon ke lingkungan sekitar. Berbeda dengan jenis lampu lainnya yang terbuat dari bahan berbahaya, tentu saja berisiko tinggi membahayakan lingkungan. Demikian ulasan mengenai jenis dan manfaat lampu LED bagi lingkungan. Anda bisa menemukan lampu ini di berbagai distributor lampu Panasonic seperti PT Dian Pelita Indonesia. Dian Pelita Indonesia merupakan distributor resmi merek Panasonic yang menyediakan beragam lampu jenis LED.  Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Manfaat Lampu LED: Efisiensi Energi dan Lingkungan Read More »

dian pelita lampu jembatan jakarta

Bagaimana Lampu Jembatan Jakarta Berperan dalam Menghidupkan Suasana Kota Malam Hari

Lampu merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia. Untuk fasilitas publik seperti lampu untuk jembatan, sangat membantu penerangan pengguna jalan di malam hari. Contohnya lampu jembatan Jakarta yang hadir dengan warna-warni menambah kesan artistik dan membuat suasana kota di malam hari lebih syahdu. Hadirnya lampu jembatan sangat berguna untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. Apalagi sekarang ini, lampu jembatan Jakarta sudah menggunakan smart lighting di mana lampu akan berkedip dan menyala otomatis ketika kendaraan melintasi jalan raya ataupun persimpangan. Hal ini tentunya bisa menjadi tanda bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melewati jalan raya atau persimpangan. Lampu jembatan ini selain berperan untuk keamanan, ternyata sangat membantu dalam menghidupkan suasana kota di malam hari. Lantas, seperti apa peran lampu jembatan Jakarta yang hadir di berbagai titik kota? Berikut ulasannya. Peran Lampu Jembatan Jakarta dalam Menghidupkan Suasana Kota di Malam Hari Beberapa tahun lalu, jembatan penyeberangan di Jakarta mulai direvitalisasi kembali. Hasilnya? Sangat indah! Meminjam istilah anak zaman now, jembatannya sangat instagramable.  Selain itu fungsi utamanya sebagai jalur pejalan kaki untuk menyeberang jalan pun telah kembali. Karena sebelumnya banyak yang tidak mau menggunakan jembatan tersebut disebabkan beberapa faktor seperti kurangnya penerangan, fasilitasnya sudah usang, dan terjadinya tindak kejahatan. Desain dari jembatan penyeberangan orang (JPO) ini mengusung konsep modern. Bahkan bentuk jembatannya pun terbilang unik, ada yang seperti terowongan dan bentuk tematik phinisi. Yang membuat jembatan ini lebih menarik adalah cahaya warna-warni dari lampu LED saat malam hari.  Warna-warna yang muncul seperti biru, kuning, ungu, merah menarik perhatian pengguna jalan untuk berhenti sebentar dan mengambil swafoto. Di tiap jembatan pun dilengkapi fasilitas memadai seperti kamera CCTV, sensor beban, lampu dekoratif dan artistik. Bahkan di JPO Phinisi ada sebuah sudut apresiasi yang berisikan nama-nama dari tenaga medis yang gugur saat pandemi COVID-19. Lampu warna-warni RGB yang ada di rangka jembatan sering muncul berganti-gantian. Tak hanya itu saja, di bagian dalam jembatan khususnya di bagian jalannya, dipasang juga lampu berwarna kuning temaram.  Cahaya berwarna kuning ini tidak menyilaukan tetapi tetap memberikan penerangan yang baik bagi pengguna jalan. Efeknya? Tidak ada lagi masyarakat yang takut untuk menyeberang walaupun sendiri. Ini sesuai dengan prioritas utama dari lampu jembatan Jakarta yakni keselamatan dan keamanan. Dari sembilan JPO instagramable yang direvitalisasi, mari kita ambil salah satu contoh untuk melihat sejauh mana lampu jembatan ini bisa meningkatkan suasana malam hari. Salah satu jembatan yakni JPO Senen, pencahayaan lampu jembatan Jakarta ini menggunakan LED yang terkoneksi di beberapa titik penting di area tersebut. Selain pencahayaan menjadi lebih terang, jembatan tersebut pun seolah telah disulap dari dulunya kumuh menjadi lebih modern dan juga sangat membantu mengurangi tingkat kejahatan di daerah tersebut. Lampu arsitektural dengan berperingkat eksterior ini memang dirancang dari awal untuk aplikasi pencahayaan tembak luar ruangan, lanskap serta fasad yang hemat biaya. Penggunaan lampu LED RGB di JPO ini bisa menonjolkan keunikan dari fasad jembatan dan mampu menerangi underpass. Sehingga bisa disimpulkan lampu jembatan Jakarta di berbagai titik dengan menggunakan lampu LED dirangkai dengan keunikan bentuknya mampu menghidupkan suasana kota di malam hari. Lebih syahdu, lebih terjamin keamanan dan keselamatan juga. Contoh Lampu Jembatan yang Ikonik di Indonesia Jembatan Kutai Kartanegara merupakan salah satu jembatan yang memiliki penerangan yang ikonik. Terbentang di atas sungai Mahakam dan memiliki bentang utama terpanjang di Indonesia ini, lampu jembatannya menggunakan lampu LED Pixel. Dengan bentuk seperti Golden Gate San Francisco, lampu RGB yang tersebar di seluruh rangka jembatan membuatnya tampil sangat memesona di malam hari. Jembatan yang diresmikan di tahun 2009, menjadi jembatan ikonik di provinsi Jawa Timur. Jembatan Suramadu menghubungkan wilayah Surabaya dan Madura ini memiliki desain arsitektur modern yang menggabungkan elemen estetika dan kekuatan struktural yang tangguh. Keindahan jembatan Suramadu semakin memesona di malam hari, di mana pencahayaan dari lampu LED memancarkan warna-warni menarik dan ditambah warna kuning temaram di bagian bawah. Sangat syahdu! Pemandangan malam hari semakin lengkap dengan hadirnya kapal-kapal feri yang melintas.  Barangkali nama jembatan ini masih kalah dibandingkan jembatan Kutai Kartanegara dan Suramadu. Jembatan ini telah menjadi landmark dari Kalimantan Timur dan terbentang di atas sungai Mahakam. Pencahayaan jembatan ini menggunakan lampu LED terkoneksi dan perangkat lunak manajemen dengan luminer yang menghubungkan ke proyek arsitektural perkotaan. Tampilan warna-warni jembatan Mahkota II menciptakan pemandangan yang indah seperti mahkota di malam hari. Lampu jembatan Jakarta telah membuktikan bahwa pencahayaan terbaik yang dirangkai dengan konsep arsitek modern akan mampu menghidupkan suasana malam syahdu bagi masyarakat kota. Dian Pelita, sebagai distributor lampu Panasonic bereputasi baik, telah dipercaya untuk berpartisipasi dalam beberapa proyek sistem pencahayaan kota, baik di Jakarta maupun di luar Jakarta, baik berupa jembatan, landmark, jalan umum, dan masih banyak lagi. Hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Bagaimana Lampu Jembatan Jakarta Berperan dalam Menghidupkan Suasana Kota Malam Hari Read More »

perusahaan lampu Dian Pelita – Dermaga Labuan Bajo

7 Proyek Prestise yang Melibatkan Perusahaan Lampu Dian Pelita

Kehadiran perusahaan lampu di Indonesia sangat membantu dalam mewujudkan penerangan terbaik pada berbagai keperluan. Mulai dari penerangan jalan, pedestrian, ruang publik, konstruksi bangunan hingga landmark-landmark terkenal di berbagai kota. Salah satu perusahaan terpercaya di bidang ini adalah PT Dian Pelita Indonesia (DPI). Dian Pelita merupakan perusahaan milik swasta yang berdiri sejak Oktober 2020 di Jakarta. Dalam perkembangannya, perusahaan lampu ini telah berkontribusi dalam proses distribusi barang-barang umum terutama produk yang kerap digunakan di bidang infrastruktur khususnya industri penerangan. Dalam tiga tahun belakangan ini, Dian Pelita bersama anak perusahaannya yakni PT Kampa Restu Indonesia dan PT Citra Melia Nusantara telah berkembang pesat mengakomodasi berbagai produk penerangan, jasa konsultasi, jasa konstruksi elektrikal dan mekanikal serta peralatan kantor. Tak hanya itu saja, Dian Pelita merupakan distributor resmi lampu LED Panasonic untuk segmen pemerintahan (LKPP) maupun segmen untuk proyek swasta. Perusahaan lampu ini telah menyuplai lampu LED Panasonic di seluruh penjuru tanah air. Selama tiga tahun ini sudah banyak proyek penerangan di berbagai daerah yang telah ditangani oleh Dian Pelita. Bahkan beberapa di antaranya termasuk proyek prestise karena menangani landmark terkenal di daerah tersebut. Apa saja proyeknya? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya. 7 Proyek Prestise Perusahaan Lampu Dian Pelita Dermaga merupakan bagian penting dalam pelabuhan. Fungsi utama pelabuhan sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal. Selain itu dijadikan tempat bongkar muat barang, naik dan turun penumpang. Oleh karena itu, pencahayaan di malam hari tentunya sangat penting. Karena ada beberapa kapal laut yang jadwal berangkatnya malam dan kapal barang yang bongkar muatan hingga larut malam. Yang menarik dari dermaga Labuan Bajo, ada sekitar 21 lapak suvenir dari UMKM setempat yang berjejer di sisi dermaga sepanjang 200 meter. Bahkan di sisi lainnya, ada spot instagramable lho.  Lampu LED RGB dipasang di berbagai titik agar bisa memberikan pencahayaan yang merata di seluruh dermaga. Tentunya ini akan membantu penumpang agar bisa merasa aman saat naik-turun kapan, begitu pun dengan buruh kapal bisa membongkar barang lebih maksimal di malam hari. Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara memiliki ikon kota yang megah yaitu jembatan Hamzah Al-Fansuri yang terletak di Kecamatan Barus. Jembatan ini diresmikan pada tahun 2019 oleh Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani. Kehadiran jembatan yang memiliki panjang 100 meter, lebar 10 meter ini langsung mencuri perhatian warga lokal dan wisatawan. Jembatan ini dilengkapi fasilitas lampu hias yang sangat terang. Ini tentunya sangat membantu masyarakat yang ingin swafoto di malam hari di sekitar jembatan. Jembatan dengan bentuk melengkung ini tampil dengan warna merah, biru, hijau di seluruh rangka pada malam hari. Memasuki wilayah Kabupaten Barito Selatan, ada sebuah penanda bagi pengendara bahwa mereka sudah tiba di Kota Buntok. Adalah bundaran Sanggu yang menjadi ikon Kota Buntok. Di bundaran tersebut ada dua patung perempuan dan laki-laki yang tengah memegang sebuah piring yang berisi lambang kota. Beberapa titik bundaran ada tiang lampu jalan yang memberikan penerangan bagi pengendara di malam hari. Jembatan 12 di Pangkal Pinang memiliki nilai historis tersendiri. Tanggal 12 Februari 1946 terjadi pertempuran di Bukit Mat Andil, Km 12 Pangkal Pinang. Dalam pertempuran tersebut, 12 tentara Indonesia gugur. Itulah mengapa nama jembatan ini menyematkan angka dua belas. Jembatan yang membelah sungai Rangkui ini makin cantik dengan hadirnya pencahayaan lampu LED di berbagai titik.  Stadion Internasional Banten merupakan stadion multifungsi dengan kapasitas 30.000 orang yang terletak di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Stadion kebanggaan warga Banten ini diresmikan pada tanggal 9 Mei 2022. Dalam menunjang kinerja stadion ini, tata suaranya menggunakan Toa Sound System. Sedangkan pencahayaan di area stadion menggunakan DMX System dengan 172 lampu LED dengan total kekuatan 1500 lux.  Siapa yang tidak mengenal Taman Mini Indonesia Indah? Taman seluas 150 hektare ini merupakan taman hiburan terbesar di Indonesia yang mengusung konsep kebudayaan seluruh provinsi. Ada berbagai wahana yang menarik untuk dikunjungi seperti kereta gantung, teater Keong Emas, berbagai museum hingga teater Tanah Airku. Dengan area yang sangat luas, TMII dilengkapi dengan penerangan di berbagai titik. Mulai dari lampu di tiap wahana, lampu taman hingga lampu sorot. Hadirnya penerangan yang merata membuat taman ini sangat indah di malam hari. Ibu Kota Nusantara merupakan ibu kota masa depan Indonesia. Menurut rencana IKN akan diresmikan pada 17 Agustus 2024. Wacana untuk menggantikan Jakarta sebagai ibu kota sudah ada sejak tahun 1961. Ibu Kota Nusantara terletak di pantai timur pulau Kalimantan dan areanya seluas 2.560 km2 dengan menampilkan lanskap hutan, teluk dan bukit. Dengan mengutamakan efisiensi energi yang lebih tinggi kami menggunakan AC VRV/VRF. Dengan menggunakan teknologi inverter pada kompresornya, AC VRV/VRF dapat mengatur kecepatan kerjanya secara otomatis untuk menyesuaikan permintaan pendinginan atau pemanasan. Dengan penggunaan daya yang lebih efisien, AC VRV/VRF dapat menghemat biaya operasional dalam jangka panjang. Demikian ulasan proyek perusahaan lampu Dian Pelita. Selain proyek prestise di atas, ada juga proyek lampu jalan di Jakarta dan Semarang, penerangan taman, lampu gerbang Puspem Bali hingga penerangan kantor KODAM V Brawijaya Surabaya. Dian Pelita sebagai distributor lampu Panasonic selalu berkomitmen memberikan layanan profesional dan dukungan teknis terbaik untuk kepuasan customer.  Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

7 Proyek Prestise yang Melibatkan Perusahaan Lampu Dian Pelita Read More »

distributor lampu led murah

Mengapa Perlu Mencari Distributor Lampu LED Murah?

Menjalankan usaha toko listrik atau jasa di bidang industri penerangan tentunya membutuhkan distributor yang bisa memasok produk terbaik dengan harga kompetitif. Itulah mengapa banyak yang mencari distributor lampu LED murah agar pebisnis bisa memiliki berbagai range harga yang bisa dijual di pasaran mengikuti bujet dari konsumen. Sekarang ini banyak yang mulai beralih ke jenis lampu LED (light emitting diode). Ada yang mengatakan harganya mahal tetapi sebenarnya ada juga harga ramah di kantong. Jenis lampu ini memiliki keunggulan yang banyak, salah satunya adalah bisa hemat energi.  Jadi, tidak mengherankan apabila harganya relatif lebih mahal dibandingkan lampu pijar. Dengan kelebihan ini, mengeluarkan uang sedikit lebih di atas harga lampu lainnya tentunya bukan menjadi hal yang besar. 3 Alasan Mengapa Lampu LED Banyak Diminati Sudah menjadi rahasia umum bahwa penggunaan lampu LED bisa digunakan lebih dari sepuluh tahun. Ini tentunya berbeda dengan jenis lampu lainnya yang daya tahannya lebih singkat. Jadi, tidak ada salahnya apabila mengeluarkan uang relatif lebih banyak untuk pemakaian dalam rentang waktu yang lama. Di sisi daya listrik, lampu LED sudah terbukti bisa menghemat daya listrik hingga 80% dari lampu CFL (Compact Fluorescents). Begitu juga dibandingkan dengan jenis lampu lainnya, LED jauh lebih unggul. Dengan penggunaan daya listrik relatif lebih rendah, ini akan berdampak langsung terhadap konsumsi listrik yang rendah pula. Analoginya, jika satu lampu saja bisa hemat hingga 80%, penggunaan lampu LED di seluruh rumah atau kantor akan jauh lebih hemat dari segi biaya. Bisa dikatakan konsumen akan mendapatkan double combo hemat, dari segi daya dan biaya yang dikeluarkan per bulan. Dalam pembuatannya, lampu LED menggunakan material yang tidak berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lampu ini disebut ramah lingkungan. Kendati lampu ini menghasilkan emisi atau gas buang karbon dioksida sebesar 202.95 kg setiap tahun, tapi angka ini hanya setengah dari emisi yang dihasilkan dari lampu CFL. Selain itu lampu ini juga tidak menghasilkan polusi cahaya. Lampunya tidak menyilaukan bahkan ada beberapa jenis warna yang bisa dipilih. Menariknya lagi, lampu LED tidak memberikan panas berlebih pada ruangan dibandingkan bohlam biasa. Membeli lampu ini bisa ditemui di berbagai distributor resmi berbagai merek. Hadirnya distributor lampu LED murah tentu saja bisa memenuhi kebutuhan konsumen akan penerangan yang tepat baik di rumah atau kantor.  Bahkan di beberapa distributor menawarkan layanan seperti dukungan teknis, garansi barang dalam jangka waktu enam bulan sampai satu tahun. Dari sekian banyak distributor yang ada di pasaran, mengapa perlu memilih distributor lampu LED murah? Mengapa Memilih Distributor Lampu LED Murah? Umumnya seorang pebisnis akan melakukan perjanjian pasokan produk dengan pihak distributor yang menawarkan berbagai harga pembelian. Tentu saja ini akan berpengaruh terhadap harga yang akan ditawarkan ke pihak konsumen. Membeli lampu LED dengan harga rendah, bisa dijual kembali dengan harga yang kompetitif di pasaran bahkan bisa lebih murah sedikit. Walaupun marginnya tipis, tapi perputaran barangnya lancar. Dengan demikian, pihak pebisnis bisa mendapatkan keuntungan besar. Selain itu, memilih distributor lampu LED murah ada pertimbangan bahwa harga yang akan dijual bisa terjangkau oleh ketersediaan bujet para konsumen dan juga klien.  Tidak selamanya barang murah tetapi kualitasnya murahan. Ukuran murah dalam harga jual bisa saja selisih sekian ratus rupiah atau paling tinggi ribuan. Mendapatkan harga sedikit lebih murah dari pasaran tentunya tidak mudah, inilah yang menjadi kelebihan distributor lampu LED murah. Walaupun harganya sedikit lebih murah, tapi pihak pebisnis atau konsumen bisa mengecek kualitas lampunya. Beberapa faktor yang bisa diperhatikan yaitu: Oleh karena itu, jangan lupa untuk memperhatikan poin ini. Memang benar, mendapatkan keuntungan itu penting tetapi diiringi juga dengan kualitas agar konsumen bisa loyal. Tentunya Anda tidak ingin bukan mendapatkan keluhan dari pelanggan karena menerima barang yang rusak. Ini akan berdampak pada citra buruk dari usaha Anda. Setiap distributor pastinya memiliki peraturan yang mengikat dengan pebisnis yang akan bekerja sama. Yang perlu diperhatikan dalam aturan ini adalah berapa lama proses pengiriman barang, kalau ada barang rusak berapa lama proses penggantian, garansi, layanan purna jual, mitigasi risikonya seperti apa. Seorang distributor lampu LED murah yang tepercaya pastinya akan menerapkan aturan yang tidak merugikan salah satu pihak. Jadi, dalam memilih distributor ini, wajib untuk cari tahu secara detail tentang aturannya. Demikian ulasan mengapa perlu memilih distributor lampu LED murah. Semoga bisa membantu dan usaha bisa berkembang dengan kerja sama dengan pihak distributor yang tepercaya. Seperti Dian Pelita, yang merupakan distributor lampu Panasonic tepercaya, menyediakan berbagai produk dalam range yang luas untuk berbagai kebutuhan, termasuk lampu LED. Hubungi kami untuk bisa berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Mengapa Perlu Mencari Distributor Lampu LED Murah? Read More »

lampu masjid nabawi

Menilik Indahnya Lampu Masjid Nabawi

Masjid Nabawi adalah masjid yang selalu didatangi oleh jamaah umrah atau haji dari seluruh dunia. Keindahan arsitektur dan lampu Masjid Nabawi terkenal di seluruh dunia. Bahkan, ada replika lampu dari masjid tersebut yang dibuat dari bahan tembaga dan kuningan. Mengunjungi masjid yang terletak di Kota Madinah ini biasanya untuk beribadah sekaligus ziarah ke makam Nabi Muhammad saw. Masjid terbesar di dunia ini telah mengalami berbagai pengembangan sepanjang sejarah berdirinya. Mulai dari zaman khalifah, Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, Utsmaniya dan era Raja Saudi. Sejarah Singkat Masjid Nabawi Masjid Nabawi dibangun oleh Nabi Muhammad saw. setelah beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Pembangunan awal dari masjid ini berlangsung cepat, kurang lebih dua bulan. Di tahun pertama hijriah atau 622 M, masjid ini pun selesai di bangun. Ukuran awal Masjid Nabawi adalah 50×50 meter. Di masa tersebut, masjid ini termasuk besar. Di masjid ini, Nabi Muhammad saw. mengadakan salat berjamaah yang dipimpin olehnya. Nabi pun sering bertemu dengan para sahabat dan utusan dari luar, mengelar majelis ilmu di masjid tersebut. Setelah Nabi Muhammad saw. wafat, masjid ini mengalami pembangunan dan renovasi dari masa ke masa. Hingga saat ini, luas Masjid Nabawi mencapai lebih dari 100.000 meter persegi. Tak hanya itu saja, fasilitas di masjid ini sangat memadai dan canggih. Jika ditotalkan dengan bawah halaman masjid mencapai 199.000 meter persegi. Ada 19 fasilitas yang terhubung ke toilet dan parkir, serta tersedia lima fasilitas khusus untuk perempuan. Di masjid ini dilengkapi 112 tangga listrik, 12 lift di fasilitas selatan dan timur. Dan ada 2.782 toilet dan 7.500 keran wudu. Terdapat 24 pintu keluar untuk parkir mobil. Bagian ini dibagi dengan delapan untuk pelanggan dan 16 pembayaran tunai.  Indahnya Desain Arsitektur dan Lampu Masjid Nabawi Sekarang ini Masjid Nabawi terdiri dari 24 kubah dengan berat masing-masing 80 ton. Di sisi dalam kubah dihiasi dengan ornamen kayu dan bisa digeser untuk membuka.  Untuk desain arsitektur dari Masjid Nabawi ada pada bangunannya. Bangunan masjid terdiri dari dua buah bangunan bertingkat dengan bentuk persegi panjang tidak beraturan. Sangat luas! Pelataran masjid pun dihiasi dengan kubah dan payung yang bisa membuka dan menutup secara otomatis. Inilah yang menjadi daya tarik utama dari Masjid Nabawi. Jumlah payung raksasa tersebut sebanyak 250 buah yang tersebar di seluruh pelataran masjid. Masing-masing memiliki tinggi 20 meter dan lebar 25 meter. Fungsi utama dari payung ini adalah untuk menstabilkan suhu ruangan di dalam Masjid Nabawi. Selain itu bisa melindungi jamaah dari terik matahari dan hujan. Payung raksasa ini akan otomatis dibuka setiap subuh dan ditutup menjelang azan magrib. Durasi payung ini membuka sempurna kurang lebih tiga menit. Namun, yang menjadi perhatian juga adalah lampu Masjid Nabawi yang sangat indah. Pencahayaan dari masjid ini sangat terang di malam hari. Penerangan tersebut menciptakan suasana yang teduh, sakral, dan khusyuk bagi jamaah yang tengah melaksanakan ibadah. Menariknya lagi, desain lampu masjid ini banyak yang menduplikasinya dan dipasang di berbagai masjid Indonesia. Hal utama yang membuat lampu ini menjadi ‘panduan’ untuk interior masjid adalah agar suasana di masjid tersebut seperti Masjid Nabawi.  Lantas apa saja bagian dari lampu Masjid Nabawi yang menarik untuk disimak? Berikut ulasannya. Ciri khas dari lampu Masjid Nabawi adalah lampu gantung yang berbentuk lingkaran terbuat dari logam terbaik yakni tembaga dan kuningan. Lampu ini dipasang tepat di bawah kubah. Ada banyak bohlam lampu yang mengelilinginya dengan warna kekuningan dan tidak menyilaukan mata. Lalu, di samping keliling lingkaran lampu, ada hiasan juga tulisan ayat Al-Qur’an. Selain desainnya yang indah, model lampu gantung akan terlihat mewah dan megah apalagi untuk ukuran masjid sebesar Masjid Nabawi, penggunaan jenis lampu ini lebih mengagumkan. Ini juga membuat jamaah betah untuk lebih lama di dalam masjid. Lampu gantung inilah yang kemudian banyak ditiru oleh pengrajin Indonesia untuk dibuat replikanya. Bagi jamaah yang pernah umrah atau haji, salat di masjid dengan lampu mirip dengan Masjid Nabawi, seperti mengobati kerinduan akan tempat tersebut. Begitu pun dengan jamaah yang belum pernah ke sana. Adanya lampu ini, seperti melangitkan doa agar semoga kelak bisa mengunjungi langsung Masjid Nabawi. Kurang lebih ada 232 pilar yang tersebar di seluruh penjuru Masjid Nabawi. Dan tiap pilar ada lampu yang meneranginya. Warna lampunya kekuningan, sehingga membuat seluruh area merata untuk pencahayaannya. Dari berbagai sumber, material dari lampu pilar ini dari kuningan. Kemudian dibentuk dan dipahat dengan motif tertentu. Finishingnya gold glossy dan dikombinasikan dengan kap lampu bahan kaca jenis kaca es. Jenis kaca es atau frosted glass memiliki tekstur di salah satu sisi dan terlihat buram seperti es. Namun, tekstur dari jenis kaca ini justru menjadikan cahaya yang dipancarkan terlihat lebih artistik. Satu lagi jenis lampu yang ada di Masjid Nabawi yaitu lampu dinding. Lampu ini terletak di bagian sudut kiri maupun kanan atas pilar. Bentuknya bulat, dihiasi motif etnik dan cahaya yang dihasilkan berwarna kekuningan. Jamaah yang datang ke Masjid Nabawi tidak pernah surut. Sepanjang hari selalu ramai dari jamaah yang berasal dari berbagai negara di dunia. Kehadiran lampu Masjid Nabawi sangat membantu jamaah dalam beribadah, meningkatkan nilai estetika arsitektur dan meninggalkan kesan mendalam yang tak akan dilupakan. Sebagai distributor lampu Panasonic tepercaya, Dian Pelita menyediakan berbagai produk lampu yang cocok untuk tata pencahayaan masjid. Ingin menjadikan masjid lokal seindah Masjid Nabawi? Bisa banget. Hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Pengaruh Pencahayaan Lampu Stadion terhadap Pengalaman Penonton

Menilik Indahnya Lampu Masjid Nabawi Read More »

× Whatsapp