dianpelita

dian pelita lampu stadion gbk

Menilik Perancangan Lampu Stadion GBK yang Disebut Terbaik di Dunia

Stadion Gelora Bung Karno merupakan ikon kebanggaan bangsa Indonesia. Lampu stadion GBK ini dikatakan salah satu terbaik di dunia. Tak hanya itu saja, kekuatan pencahayaan stadion ini tidak jauh berbeda dengan Stadion San Siro, markas klub sepak bola raksasa dunia AC Milan dan Inter Milan. Sekarang ini Stadion GBK merupakan stadion dengan fasilitas olahraga terlengkap di Indonesia. Renovasi yang dilakukan di tahun 2016 silam dalam rangka menyambut perhelatan pesta olahraga terbesar se-Asia, ASEAN Games, telah membuat stadion ini memiliki pencahayaan terbaik. Penampilan GBK kian bersolek setelah renovasi rampung. Yang paling menonjol adalah pencahayaan lebih terang, taman ditata kembali, dan area untuk pejalan kaki lebih luas. Untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan spot foto, di berbagai sudut stadion tersedia berbagai latar yang menarik. Contohnya dari pintu masuk di jalan Asia Afrika, ada sebuah dinding yang mirip tumpukan batu bata dan tersusun rapi. Selain digunakan untuk berbagai pertandingan sepak bola kandang Timnas Indonesia dan Persija, Stadion GBK kerap dijadikan venue konser. Di tahun ini ada jadwal konser SMTown di bulan September dan Coldplay di bulan November.  Sejarah Singkat Stadion GBK Stadion Gelora Bung Karno mempunyai nilai historis yang tinggi dan merupakan simbol kegigihan serta semangat pantang menyerah dari para olahragawan. Awal mula stadion ini dibangun memunculkan kontroversi dari masyarakat. Karena di zaman itu, pembangunan stadion dianggap sebagai sebuah pemborosan di saat kondisi ekonomi negara lagi sulit. Latar belakang utama berdirinya stadion ini karena di tahun 1958 Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Asian Games ke-4 yang akan dilaksanakan pada tahun 1962. Presiden Soekarno meyakinkan masyarakat bahwa pembangunan ini merupakan bentuk harga diri bangsa dan supaya negara kita dihargai bangsa-bangsa lain. Pembangunan ini mengalami jalan yang tidak mudah. Akhirnya di tahun 1960, Stadion GBK pun mulai dibangun. Tiang pancang pertama dimulai pada tanggal 8 Februari 1960 dan disaksikan oleh Perdana Menteri Uni Soviet, Nikita Khrushchev. Selama dua tahun, akhirnya pembangunan stadion ini pun rampung, tepatnya pada tanggal 21 Juli 1962. Stadion ini pun memiliki kapasitas tempat duduk sebanyak 110.000 dan siap untuk menggelar pesta olahraga bergengsi, Asian Games ke-4. Setelah puluh tahun berlalu, revitalisasi besar-besaran pun kembali terjadi pada bulan Februari 2016 menjelang diselenggarakannya Asian Games ke-18 tahun 2018. Proses revitalisasi ini memakan waktu satu tahun lebih dan rampung pada Oktober 2017. Revitalisasi ini menyerap anggaran sebesar 770 miliar rupiah. Pemerintah melakukan perbaikan besar-besaran di seluruh stadion agar sesuai dengan standar Dewan Olimpiade Asia. Seluruh bangku panjang kayu diganti dengan kursi tunggal dan membuat stadion ini menjadi stadion all-seater. Menariknya, sistem pencahayaan ditingkatkan dari 1200 lux menjadi 3500 lux. Tak hanya itu saja, di atap stadion ada 1.293 panel surya yang terpasang agar penonton terlindung dari sinar UV. Lalu ditambah lagi dengan penyediaan kursi dan jalur khusus bagi penyandang disabilitas. Menilik Perancangan Lampu Stadion GBK Lampu Stadion GBK telah memenuhi standar pencahayaan stadion menurut FIFA. Jika dilihat dari standar FIFA, pencahayaan stadion itu sebesar 2000 lux. Stadion GBK sendiri telah melewati standar FIFA dan menyamakan kapasitas pencahayaannya seperti Stadion San Siro. Pencahayaan stadion ini didukung oleh Panasonic yang menyuplai lampu sorot LED sebanyak 610 unit. Lampu-lampu tersebut telah menggunakan teknologi pencahayaan terbaru dan memiliki umur pemakaian yang panjang. Dengan penggunaan LED lighting system, maka dipastikan konsumsi listriknya lebih hemat hingga 50% dari lampu pijar atau bohlam. Selain itu, lampu LED yang digunakan di stadion ini kualitas pencahayaannya tiga kali lebih baik. Pemasangan lampu LED telah memenuhi standar tertinggi FIFA dan federasi atletik internasional (IAAF). Titik lampu ada sebanyak 610 set di seluruh lapangan, terkoneksi dengan tata suara sehingga pergerakan lampu bisa seirama dengan musik yang dimainkan saat itu. Sebelumnya, pencahayaan stadion menggunakan teknologi metal halide, di mana membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk pemanasan terlebih dulu sebelum dihidupkan. Namun, dengan penggunaan LED dari Panasonic, kini bisa difungsikan sebagai interactive dynamic lighting. Untuk struktur atap stadion, ada panel surya dengan kapasitas 420 KWP yang akan menghasilkan rata-rata 1.479 KWH/hari. Walaupun sumber utama energi Stadion GBK berasal dari tenaga surya, tapi tetap terkoneksi dengan sumber listrik dari genset dan PLN. Di bagian luar stadion, nampak lampu warna-warni yang menghiasi seluruh bangunan. Lampu-lampu tersebut akan berganti warna dan menambah keindahan arsitektur Stadion GBK. Lampu fasad yang menyinari seluruh dinding hingga atap stadion sangat memesona di malam hari. Kendati bisa berganti warna, tapi tidak menyilaukan. Penerangan yang memadai ini membuat masyarakat betah untuk berolahraga di sekitar stadion. Masyarakat pun merasa aman dan nyaman selama melakukan aktivitas di luar stadion. Pencahayaan lampu Stadion GBK menjadi contoh bagaimana menghadirkan penerangan terbaik dan bisa hemat energi. Penonton akan mendapatkan pengalaman menonton yang memuaskan dan para atlet pun bisa bertanding tanpa merasa terganggu dengan lampunya.  Jenis lampu sorot LED yang digunakan di stadion ini bisa dibeli di distributor lampu LED tepercaya seperti PT Dian Pelita Indonesia. Sebagai distributor resmi Panasonic, DPI menyediakan berbagai produk berkualitas untuk berbagai kebutuhan masyarakat. Hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Seperti Apa Lampu Stadion Standar FIFA? Cari Tahu di Sini

Menilik Perancangan Lampu Stadion GBK yang Disebut Terbaik di Dunia Read More »

dian pelita lampu jalan raya

Pemeliharaan dan Perawatan Lampu Jalan Raya yang Wajib Diketahui oleh Masyarakat Umum

Lampu jalan raya memegang peranan penting dalam keamanan dan kenyamanan pengguna jalan raya. Dengan penerangan yang optimal di jalan raya, pengendara kendaraan bermotor serta pejalan kaki bisa lebih jelas melihat rambu lalu lintas serta jalanan di malam hari. Oleh karena itu, masyarakat umum perlu tahu cara pemeliharaan dan perawatan lampu jalan. Fungsi utama dari lampu jalan raya atau penerangan jalan umum (JPU) adalah untuk memberikan penerangan buatan bagi seluruh pengguna jalan sehingga mereka merasa aman dan nyaman melakukan aktivitas perjalanan di malam hari. Melihat fungsinya yang sangat penting saat malam hari, lampu ini harus ada di titik-titik vital jalan raya, supaya penerangannya merata dan tidak menimbulkan area terang juga area gelap. Dalam pemakaiannya, lampu jalan ini kerap mengalami kerusakan. Kerusakan pun beragam mulai dari arus tidak stabil, lampu pecah dan lain sebagainya. Selain itu, lampu jalan masuk ke dalam kategori barang elektronik yang rentan dan memiliki umur pakai. Jadi, aktivitas perbaikan dan pemeliharaan wajib dilakukan. Perbaikan lampu jalan meliputi penggantian lampu yang mati, perbaikan jaringan hingga pengecekan kondisi JPU. Coba bayangkan apabila tengah jalan di malam hari, hujan deras dan berkabut. Kadang lampu kendaraan tidak cukup untuk menerangi kondisi jalan. Tapi, di sisi lain lampu PJU justru mati di beberapa titik. Ini hal yang sangat dihindari. Otomatis pengendara harus memelankan laju kendaraan agar bisa berkendara dengan selamat. Agar lampu jalan raya bisa berfungsi sebagaimana mestinya, perlu tahu cara perawatan dan pemeliharaannya. Tak hanya dilakukan oleh dinas ESDM dan PLN saja, masyarakat umum pun perlu tahu langkah apa saja yang dibutuhkan untuk menjaga PJU agar bisa terus menyala. Cara Pemeliharaan dan Perawatan Lampu Jalan Raya Cara pertama dalam pemeliharaan dan perawatan lampu jalan adalah mendatanya. Dengan adanya data akurat berapa banyak PJU maka akan memudahkan pemantauan dan proses identifikasi untuk kerusakan lampu. Lakukan pencatatan letak lampu di mana saja, bagaimana kondisi lampu dan bagian mana yang mengalami masalah. Selain membantu proses identifikasi, dengan pendataan akan memudahkan petugas untuk menyiapkan alat apa saja yang mesti di bawa ke tempat lampu yang akan dicek. Peristiwa korsleting kerap terjadi. Hal ini bisa juga dialami oleh kabel pada lampu jalan raya. Faktor pemicu terjadinya hal ini karena terjadi goresan dari instalasi air PDAM atau dari proses penggalian kabel Telkom. Goresan ini umumnya terjadi di bagian kabel PJU, akibatnya terjadilah arus singkat. Apabila dibiarkan berlarut-larut dan tidak dicek maka bisa terjadi kebakaran. Itulah mengapa perlu adanya pemeriksaan secara berkala untuk kabel instalasi lampu. Sehingga bisa menghindari terjadinya kebocoran arus yang bisa membuat korsleting.  Lantas bagaimana cara untuk mengecek kabel instalasi yang mengalami korsleting? Bisa dicek pada volt meter, dengan ini maka bisa ketahuan kabel mana yang terjadi korsleting. Bagian lampu yang sering diabaikan dan tidak dilakukan perawatan adalah tiang. Tiang JPU justru memiliki anggaran perbaikan yang cukup besar. Ini terjadi karena maraknya terjadi pencurian dari tiang lampu PJU. Selain hilang, tiang lampu juga berpotensi terjadinya korosi di beberapa wilayah di Indonesia. Korosi ini terjadi karena kandungan garam di udara terlalu banyak, sehingga tiang mengalami oksidasi. Apabila tiang mengalami korosi, maka wajib untuk diganti baru karena bisa berdampak pada kesehatan kulit masyarakat. Partikel tiang yang lepas di udara karena korosi bisa meningkatkan risiko pencemaran air, alergi, gatal dan infeksi tetanus. Maka cara terbaik untuk pemeliharaan adalah mengecek rutin kondisi tiang PJU. Jika salah satu tiang sudah menunjukkan gejala korosi, sebaiknya segera diganti. Setiap lampu memiliki usia pemakaian. Semakin lama umur penggunaan lampu, maka biasanya cahaya akan semakin redup. Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut adalah kemungkinan sumber cahaya yang sudah mulai tidak berfungsi lagi. Atau bisa saja karena cahaya lampu terhalang oleh debu dan kotoran. Oleh karena itu diperlukan tindakan membersihkan lampu secara rutin dan juga pengecekan sumber cahaya. Pengecekan ini bertujuan untuk memantau apakah lampu masih menyala dengan baik atau tidak. Lalu, apabila cahaya tidak terang secara optimal karena terhalang oleh debu atau kotoran, maka bisa dibersihkan dengan menggunakan kain lembut yang dibasahi air atau bisa juga menggunakan pembersih kaca. Namun, perlu diperhatikan agar tidak menggunakan bahan pembersih yang keras atau bahan abrasif yang bisa merusak permukaan kaca. Coba perhatikan kondisi JPU di berbagai wilayah, ada beberapa tiang sering menjadi sasaran vandalisme, bahkan dijadikan sebagai tempat sampah. Kendati mencoret tidak akan mengurangi fungsi utama dari lampu jalan raya, tapi ini akan mengurangi nilai estetikanya.  Perlu juga melakukan cek kabel agar bisa tertata dengan rapi. Dengan merapikan kabel akan membuat perawatan dari kabel jauh lebih mudah dan tidak ada dalam posisi bergelantungan. Sekarang ini jenis lampu yang sering digunakan untuk lampu jalan raya adalah LED dengan merek Panasonic. Jenis lampu ini sudah terbukti hemat energi dan memiliki dampak positif bagi lingkungan. Agar tidak salah pilih, sebaiknya mencari distributor lampu Panasonic untuk mendapatkan produk kualitas terbaik dengan harga kompetitif. Perawatan dan pemeliharaan lampu PJU adalah tugas kolektif pemerintah dan masyarakat. Sama-sama menjaga lampu agar tetap bekerja optimal akan membuat keamanan dan kenyamanan jalan raya di malam hari bisa lebih baik. Baca Juga: 7 Proyek Prestise yang Melibatkan Perusahaan Lampu Dian Pelita

Pemeliharaan dan Perawatan Lampu Jalan Raya yang Wajib Diketahui oleh Masyarakat Umum Read More »

dian pelita manfaat lampu led

Manfaat Lampu LED: Efisiensi Energi dan Lingkungan

Dalam dua dekade belakangan ini, penggunaan lampu LED kian diminati oleh masyarakat dunia. Ini tidak lepas dari besarnya manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan jenis lampu ini. Lampu LED (light emitting diode) merupakan lampu yang menggunakan komponen dioda dalam menghasilkan cahaya. Fungsi dari dioda ini sebagai penghantar arus listrik, ketika dialiri tegangan maka akan mengeluarkan cahaya. Jenis lampu ini banyak digunakan untuk berbagai keperluan mulai dari rumah, kantor hingga pencahayaan fasilitas publik. Jenis-Jenis LED Dalam penggunaannya lampu ini memiliki berbagai jenis yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa jenis lampu LED yang sering digunakan dan perlu diketahui sebelum membelinya. Jenis lampu ini memiliki ukuran persegi panjang dengan empat pin. Ukurannya mulai dari 3mm, 5mm, dan flat lens. Umumnya penggunaan super flux LED ini untuk bidang otomotif, lampu kulkas, pencahayaan panggung hingga papan iklan. Salah satu ukuran yakni 5mm memiliki cahaya yang lebih terang dan unik apabila dibandingkan dengan ukuran lainnya. Sesuai dengan namanya, jenis lampu yang satu ini ukurannya jauh lebih kecil dibandingkan dengan jenis lainnya. Harganya pun relatif lebih murah. Biasanya miniature LED ini akan ditemukan pada sensor TV, radio moder, remote di ponsel, dan barang elektronik canggih lainnya yang ditandai dengan nyala warna merah. Jenis high power LED menghasilkan tingkat cahaya yang intens dan lebih terang dari jenis LED lainnya. Lampu LED ini terkenal dengan keunggulannya seperti: Ada satu kekurangan dari jenis LED ini yaitu cepat panas sehingga pemasangan lampu ini disarankan di area yang dingin. Jadi, lebih cocok digabungkan dengan sistem tenaga surya untuk menghindari terjadinya overheating. Salah satu contoh penggunaan lampu ini sebagai lampu jalan umum. Surface Mount Device LED (SMD) adalah jenis lampu LED yang hemat energi dan berukuran kecil. Bentuk dari lampu ini terlihat seperti mur dengan adanya beberapa titik cahaya di badannya. Biasanya jenis yang satu ini digunakan untuk lampu hias, lampu senter, lampu sudut ruangan dan lampu emergency. Walaupun tidak memiliki kabel, untuk menghubungkannya bisa menggunakan chip yang kecil. Adapun kelebihan dari lampu ini yaitu mampu memancarkan cahaya dengan sudut pandang luas dan bisa lebih memfokuskan sinar. Dengan memiliki keunggulan utama yakni hemat energi dan ramah lingkungan, berikut ini beberapa manfaat dari penggunaan lampu LED. Manfaat Lampu LED Sebelum ada LED, umumnya menggunakan lampu pijar, lampu CFL (compact fluorescent lamp). Untuk lampu CFL, mengeluarkan energi panas lebih banyak daripada cahaya. Persentase panas dari lampu CFL sebesar 95% sedangkan 5% adalah cahaya. Sebaliknya, lampu LED didesain khusus untuk mengeluarkan lebih banyak cahaya dibandingkan panas. 95% energi lampu jenis ini digunakan untuk menghasilkan cahaya, sedangkan 5%-nya menghasilkan panas. Mengapa demikian? Cahaya yang dihasilkan lewat komponen diode jauh lebih efisien dibandingkan cahaya dari filamen. Ini disebabkan karena intensitas cahaya lampu dari LED lebih besar 1 watt dari lampu biasa. Yang berarti LED hanya membutuhkan daya lebih sedikit dalam menghasilkan cahaya yang terang. Itulah mengapa lampu jenis LED lebih hemat energi karena cahaya yang dihasilkan lebih besar daripada panas. Tak hanya itu saja, lampu ini tidak menyumbang suhu panas ke lingkungan sekitar. Seperti yang sudah dijelaskan dari poin pertama bagaimana LED bisa hemat energi, hal ini juga yang secara langsung memengaruhi faktor hemat biaya listrik. Energi yang digunakan untuk menghidupkan LED 95% untuk cahaya maka lampu ini sangat jauh lebih hemat dari jenis lampu lainnya. Dengan adanya efisiensi energi yang tinggi, pemakaian lampu ini di rumah atau di kantor bisa mengurangi penggunaan energi listrik secara signifikan. Tentu saja tagihan listrik pun akan berkurang. Material pembuatan LED tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti merkuri sehingga lebih ramah dengan lingkungan dan kesehatan manusia.  Apalagi lampu ini tidak menghasilkan panas apabila digunakan untuk jangka waktu lama. Dengan demikian, bisa membuat masyarakat lebih aman dan nyaman ketika dipakai di rumah terutama di ruang tertutup. Satu lagi manfaat positif lampu ini bagi lingkungan yaitu bisa mengurangi sampah. Jadi, lampu jenis ini bisa didaur ulang saat sudah tidak digunakan lagi. Ini artinya, lampu LED tidak menyumbang sampah ke lingkungan, justru bisa dimanfaatkan menjadi barang baru yang memiliki nilai ekonomis. Material yang tidak berbahaya dan bisa didaur ulang, maka mampu mengurangi jejak karbon ke lingkungan sekitar. Berbeda dengan jenis lampu lainnya yang terbuat dari bahan berbahaya, tentu saja berisiko tinggi membahayakan lingkungan. Demikian ulasan mengenai jenis dan manfaat lampu LED bagi lingkungan. Anda bisa menemukan lampu ini di berbagai distributor lampu Panasonic seperti PT Dian Pelita Indonesia. Dian Pelita Indonesia merupakan distributor resmi merek Panasonic yang menyediakan beragam lampu jenis LED.  Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Manfaat Lampu LED: Efisiensi Energi dan Lingkungan Read More »

dian pelita lampu jembatan jakarta

Bagaimana Lampu Jembatan Jakarta Berperan dalam Menghidupkan Suasana Kota Malam Hari

Lampu merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia. Untuk fasilitas publik seperti lampu untuk jembatan, sangat membantu penerangan pengguna jalan di malam hari. Contohnya lampu jembatan Jakarta yang hadir dengan warna-warni menambah kesan artistik dan membuat suasana kota di malam hari lebih syahdu. Hadirnya lampu jembatan sangat berguna untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. Apalagi sekarang ini, lampu jembatan Jakarta sudah menggunakan smart lighting di mana lampu akan berkedip dan menyala otomatis ketika kendaraan melintasi jalan raya ataupun persimpangan. Hal ini tentunya bisa menjadi tanda bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melewati jalan raya atau persimpangan. Lampu jembatan ini selain berperan untuk keamanan, ternyata sangat membantu dalam menghidupkan suasana kota di malam hari. Lantas, seperti apa peran lampu jembatan Jakarta yang hadir di berbagai titik kota? Berikut ulasannya. Peran Lampu Jembatan Jakarta dalam Menghidupkan Suasana Kota di Malam Hari Beberapa tahun lalu, jembatan penyeberangan di Jakarta mulai direvitalisasi kembali. Hasilnya? Sangat indah! Meminjam istilah anak zaman now, jembatannya sangat instagramable.  Selain itu fungsi utamanya sebagai jalur pejalan kaki untuk menyeberang jalan pun telah kembali. Karena sebelumnya banyak yang tidak mau menggunakan jembatan tersebut disebabkan beberapa faktor seperti kurangnya penerangan, fasilitasnya sudah usang, dan terjadinya tindak kejahatan. Desain dari jembatan penyeberangan orang (JPO) ini mengusung konsep modern. Bahkan bentuk jembatannya pun terbilang unik, ada yang seperti terowongan dan bentuk tematik phinisi. Yang membuat jembatan ini lebih menarik adalah cahaya warna-warni dari lampu LED saat malam hari.  Warna-warna yang muncul seperti biru, kuning, ungu, merah menarik perhatian pengguna jalan untuk berhenti sebentar dan mengambil swafoto. Di tiap jembatan pun dilengkapi fasilitas memadai seperti kamera CCTV, sensor beban, lampu dekoratif dan artistik. Bahkan di JPO Phinisi ada sebuah sudut apresiasi yang berisikan nama-nama dari tenaga medis yang gugur saat pandemi COVID-19. Lampu warna-warni RGB yang ada di rangka jembatan sering muncul berganti-gantian. Tak hanya itu saja, di bagian dalam jembatan khususnya di bagian jalannya, dipasang juga lampu berwarna kuning temaram.  Cahaya berwarna kuning ini tidak menyilaukan tetapi tetap memberikan penerangan yang baik bagi pengguna jalan. Efeknya? Tidak ada lagi masyarakat yang takut untuk menyeberang walaupun sendiri. Ini sesuai dengan prioritas utama dari lampu jembatan Jakarta yakni keselamatan dan keamanan. Dari sembilan JPO instagramable yang direvitalisasi, mari kita ambil salah satu contoh untuk melihat sejauh mana lampu jembatan ini bisa meningkatkan suasana malam hari. Salah satu jembatan yakni JPO Senen, pencahayaan lampu jembatan Jakarta ini menggunakan LED yang terkoneksi di beberapa titik penting di area tersebut. Selain pencahayaan menjadi lebih terang, jembatan tersebut pun seolah telah disulap dari dulunya kumuh menjadi lebih modern dan juga sangat membantu mengurangi tingkat kejahatan di daerah tersebut. Lampu arsitektural dengan berperingkat eksterior ini memang dirancang dari awal untuk aplikasi pencahayaan tembak luar ruangan, lanskap serta fasad yang hemat biaya. Penggunaan lampu LED RGB di JPO ini bisa menonjolkan keunikan dari fasad jembatan dan mampu menerangi underpass. Sehingga bisa disimpulkan lampu jembatan Jakarta di berbagai titik dengan menggunakan lampu LED dirangkai dengan keunikan bentuknya mampu menghidupkan suasana kota di malam hari. Lebih syahdu, lebih terjamin keamanan dan keselamatan juga. Contoh Lampu Jembatan yang Ikonik di Indonesia Jembatan Kutai Kartanegara merupakan salah satu jembatan yang memiliki penerangan yang ikonik. Terbentang di atas sungai Mahakam dan memiliki bentang utama terpanjang di Indonesia ini, lampu jembatannya menggunakan lampu LED Pixel. Dengan bentuk seperti Golden Gate San Francisco, lampu RGB yang tersebar di seluruh rangka jembatan membuatnya tampil sangat memesona di malam hari. Jembatan yang diresmikan di tahun 2009, menjadi jembatan ikonik di provinsi Jawa Timur. Jembatan Suramadu menghubungkan wilayah Surabaya dan Madura ini memiliki desain arsitektur modern yang menggabungkan elemen estetika dan kekuatan struktural yang tangguh. Keindahan jembatan Suramadu semakin memesona di malam hari, di mana pencahayaan dari lampu LED memancarkan warna-warni menarik dan ditambah warna kuning temaram di bagian bawah. Sangat syahdu! Pemandangan malam hari semakin lengkap dengan hadirnya kapal-kapal feri yang melintas.  Barangkali nama jembatan ini masih kalah dibandingkan jembatan Kutai Kartanegara dan Suramadu. Jembatan ini telah menjadi landmark dari Kalimantan Timur dan terbentang di atas sungai Mahakam. Pencahayaan jembatan ini menggunakan lampu LED terkoneksi dan perangkat lunak manajemen dengan luminer yang menghubungkan ke proyek arsitektural perkotaan. Tampilan warna-warni jembatan Mahkota II menciptakan pemandangan yang indah seperti mahkota di malam hari. Lampu jembatan Jakarta telah membuktikan bahwa pencahayaan terbaik yang dirangkai dengan konsep arsitek modern akan mampu menghidupkan suasana malam syahdu bagi masyarakat kota. Dian Pelita, sebagai distributor lampu Panasonic bereputasi baik, telah dipercaya untuk berpartisipasi dalam beberapa proyek sistem pencahayaan kota, baik di Jakarta maupun di luar Jakarta, baik berupa jembatan, landmark, jalan umum, dan masih banyak lagi. Hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Bagaimana Lampu Jembatan Jakarta Berperan dalam Menghidupkan Suasana Kota Malam Hari Read More »

perusahaan lampu Dian Pelita – Dermaga Labuan Bajo

7 Proyek Prestise yang Melibatkan Perusahaan Lampu Dian Pelita

Kehadiran perusahaan lampu di Indonesia sangat membantu dalam mewujudkan penerangan terbaik pada berbagai keperluan. Mulai dari penerangan jalan, pedestrian, ruang publik, konstruksi bangunan hingga landmark-landmark terkenal di berbagai kota. Salah satu perusahaan terpercaya di bidang ini adalah PT Dian Pelita Indonesia (DPI). Dian Pelita merupakan perusahaan milik swasta yang berdiri sejak Oktober 2020 di Jakarta. Dalam perkembangannya, perusahaan lampu ini telah berkontribusi dalam proses distribusi barang-barang umum terutama produk yang kerap digunakan di bidang infrastruktur khususnya industri penerangan. Dalam tiga tahun belakangan ini, Dian Pelita bersama anak perusahaannya yakni PT Kampa Restu Indonesia dan PT Citra Melia Nusantara telah berkembang pesat mengakomodasi berbagai produk penerangan, jasa konsultasi, jasa konstruksi elektrikal dan mekanikal serta peralatan kantor. Tak hanya itu saja, Dian Pelita merupakan distributor resmi lampu LED Panasonic untuk segmen pemerintahan (LKPP) maupun segmen untuk proyek swasta. Perusahaan lampu ini telah menyuplai lampu LED Panasonic di seluruh penjuru tanah air. Selama tiga tahun ini sudah banyak proyek penerangan di berbagai daerah yang telah ditangani oleh Dian Pelita. Bahkan beberapa di antaranya termasuk proyek prestise karena menangani landmark terkenal di daerah tersebut. Apa saja proyeknya? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya. 7 Proyek Prestise Perusahaan Lampu Dian Pelita Dermaga merupakan bagian penting dalam pelabuhan. Fungsi utama pelabuhan sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal. Selain itu dijadikan tempat bongkar muat barang, naik dan turun penumpang. Oleh karena itu, pencahayaan di malam hari tentunya sangat penting. Karena ada beberapa kapal laut yang jadwal berangkatnya malam dan kapal barang yang bongkar muatan hingga larut malam. Yang menarik dari dermaga Labuan Bajo, ada sekitar 21 lapak suvenir dari UMKM setempat yang berjejer di sisi dermaga sepanjang 200 meter. Bahkan di sisi lainnya, ada spot instagramable lho.  Lampu LED RGB dipasang di berbagai titik agar bisa memberikan pencahayaan yang merata di seluruh dermaga. Tentunya ini akan membantu penumpang agar bisa merasa aman saat naik-turun kapan, begitu pun dengan buruh kapal bisa membongkar barang lebih maksimal di malam hari. Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara memiliki ikon kota yang megah yaitu jembatan Hamzah Al-Fansuri yang terletak di Kecamatan Barus. Jembatan ini diresmikan pada tahun 2019 oleh Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani. Kehadiran jembatan yang memiliki panjang 100 meter, lebar 10 meter ini langsung mencuri perhatian warga lokal dan wisatawan. Jembatan ini dilengkapi fasilitas lampu hias yang sangat terang. Ini tentunya sangat membantu masyarakat yang ingin swafoto di malam hari di sekitar jembatan. Jembatan dengan bentuk melengkung ini tampil dengan warna merah, biru, hijau di seluruh rangka pada malam hari. Memasuki wilayah Kabupaten Barito Selatan, ada sebuah penanda bagi pengendara bahwa mereka sudah tiba di Kota Buntok. Adalah bundaran Sanggu yang menjadi ikon Kota Buntok. Di bundaran tersebut ada dua patung perempuan dan laki-laki yang tengah memegang sebuah piring yang berisi lambang kota. Beberapa titik bundaran ada tiang lampu jalan yang memberikan penerangan bagi pengendara di malam hari. Jembatan 12 di Pangkal Pinang memiliki nilai historis tersendiri. Tanggal 12 Februari 1946 terjadi pertempuran di Bukit Mat Andil, Km 12 Pangkal Pinang. Dalam pertempuran tersebut, 12 tentara Indonesia gugur. Itulah mengapa nama jembatan ini menyematkan angka dua belas. Jembatan yang membelah sungai Rangkui ini makin cantik dengan hadirnya pencahayaan lampu LED di berbagai titik.  Stadion Internasional Banten merupakan stadion multifungsi dengan kapasitas 30.000 orang yang terletak di Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang. Stadion kebanggaan warga Banten ini diresmikan pada tanggal 9 Mei 2022. Dalam menunjang kinerja stadion ini, tata suaranya menggunakan Toa Sound System. Sedangkan pencahayaan di area stadion menggunakan DMX System dengan 172 lampu LED dengan total kekuatan 1500 lux.  Siapa yang tidak mengenal Taman Mini Indonesia Indah? Taman seluas 150 hektare ini merupakan taman hiburan terbesar di Indonesia yang mengusung konsep kebudayaan seluruh provinsi. Ada berbagai wahana yang menarik untuk dikunjungi seperti kereta gantung, teater Keong Emas, berbagai museum hingga teater Tanah Airku. Dengan area yang sangat luas, TMII dilengkapi dengan penerangan di berbagai titik. Mulai dari lampu di tiap wahana, lampu taman hingga lampu sorot. Hadirnya penerangan yang merata membuat taman ini sangat indah di malam hari. Ibu Kota Nusantara merupakan ibu kota masa depan Indonesia. Menurut rencana IKN akan diresmikan pada 17 Agustus 2024. Wacana untuk menggantikan Jakarta sebagai ibu kota sudah ada sejak tahun 1961. Ibu Kota Nusantara terletak di pantai timur pulau Kalimantan dan areanya seluas 2.560 km2 dengan menampilkan lanskap hutan, teluk dan bukit. Dengan mengutamakan efisiensi energi yang lebih tinggi kami menggunakan AC VRV/VRF. Dengan menggunakan teknologi inverter pada kompresornya, AC VRV/VRF dapat mengatur kecepatan kerjanya secara otomatis untuk menyesuaikan permintaan pendinginan atau pemanasan. Dengan penggunaan daya yang lebih efisien, AC VRV/VRF dapat menghemat biaya operasional dalam jangka panjang. Demikian ulasan proyek perusahaan lampu Dian Pelita. Selain proyek prestise di atas, ada juga proyek lampu jalan di Jakarta dan Semarang, penerangan taman, lampu gerbang Puspem Bali hingga penerangan kantor KODAM V Brawijaya Surabaya. Dian Pelita sebagai distributor lampu Panasonic selalu berkomitmen memberikan layanan profesional dan dukungan teknis terbaik untuk kepuasan customer.  Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

7 Proyek Prestise yang Melibatkan Perusahaan Lampu Dian Pelita Read More »

distributor lampu led murah

Mengapa Perlu Mencari Distributor Lampu LED Murah?

Menjalankan usaha toko listrik atau jasa di bidang industri penerangan tentunya membutuhkan distributor yang bisa memasok produk terbaik dengan harga kompetitif. Itulah mengapa banyak yang mencari distributor lampu LED murah agar pebisnis bisa memiliki berbagai range harga yang bisa dijual di pasaran mengikuti bujet dari konsumen. Sekarang ini banyak yang mulai beralih ke jenis lampu LED (light emitting diode). Ada yang mengatakan harganya mahal tetapi sebenarnya ada juga harga ramah di kantong. Jenis lampu ini memiliki keunggulan yang banyak, salah satunya adalah bisa hemat energi.  Jadi, tidak mengherankan apabila harganya relatif lebih mahal dibandingkan lampu pijar. Dengan kelebihan ini, mengeluarkan uang sedikit lebih di atas harga lampu lainnya tentunya bukan menjadi hal yang besar. 3 Alasan Mengapa Lampu LED Banyak Diminati Sudah menjadi rahasia umum bahwa penggunaan lampu LED bisa digunakan lebih dari sepuluh tahun. Ini tentunya berbeda dengan jenis lampu lainnya yang daya tahannya lebih singkat. Jadi, tidak ada salahnya apabila mengeluarkan uang relatif lebih banyak untuk pemakaian dalam rentang waktu yang lama. Di sisi daya listrik, lampu LED sudah terbukti bisa menghemat daya listrik hingga 80% dari lampu CFL (Compact Fluorescents). Begitu juga dibandingkan dengan jenis lampu lainnya, LED jauh lebih unggul. Dengan penggunaan daya listrik relatif lebih rendah, ini akan berdampak langsung terhadap konsumsi listrik yang rendah pula. Analoginya, jika satu lampu saja bisa hemat hingga 80%, penggunaan lampu LED di seluruh rumah atau kantor akan jauh lebih hemat dari segi biaya. Bisa dikatakan konsumen akan mendapatkan double combo hemat, dari segi daya dan biaya yang dikeluarkan per bulan. Dalam pembuatannya, lampu LED menggunakan material yang tidak berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, lampu ini disebut ramah lingkungan. Kendati lampu ini menghasilkan emisi atau gas buang karbon dioksida sebesar 202.95 kg setiap tahun, tapi angka ini hanya setengah dari emisi yang dihasilkan dari lampu CFL. Selain itu lampu ini juga tidak menghasilkan polusi cahaya. Lampunya tidak menyilaukan bahkan ada beberapa jenis warna yang bisa dipilih. Menariknya lagi, lampu LED tidak memberikan panas berlebih pada ruangan dibandingkan bohlam biasa. Membeli lampu ini bisa ditemui di berbagai distributor resmi berbagai merek. Hadirnya distributor lampu LED murah tentu saja bisa memenuhi kebutuhan konsumen akan penerangan yang tepat baik di rumah atau kantor.  Bahkan di beberapa distributor menawarkan layanan seperti dukungan teknis, garansi barang dalam jangka waktu enam bulan sampai satu tahun. Dari sekian banyak distributor yang ada di pasaran, mengapa perlu memilih distributor lampu LED murah? Mengapa Memilih Distributor Lampu LED Murah? Umumnya seorang pebisnis akan melakukan perjanjian pasokan produk dengan pihak distributor yang menawarkan berbagai harga pembelian. Tentu saja ini akan berpengaruh terhadap harga yang akan ditawarkan ke pihak konsumen. Membeli lampu LED dengan harga rendah, bisa dijual kembali dengan harga yang kompetitif di pasaran bahkan bisa lebih murah sedikit. Walaupun marginnya tipis, tapi perputaran barangnya lancar. Dengan demikian, pihak pebisnis bisa mendapatkan keuntungan besar. Selain itu, memilih distributor lampu LED murah ada pertimbangan bahwa harga yang akan dijual bisa terjangkau oleh ketersediaan bujet para konsumen dan juga klien.  Tidak selamanya barang murah tetapi kualitasnya murahan. Ukuran murah dalam harga jual bisa saja selisih sekian ratus rupiah atau paling tinggi ribuan. Mendapatkan harga sedikit lebih murah dari pasaran tentunya tidak mudah, inilah yang menjadi kelebihan distributor lampu LED murah. Walaupun harganya sedikit lebih murah, tapi pihak pebisnis atau konsumen bisa mengecek kualitas lampunya. Beberapa faktor yang bisa diperhatikan yaitu: Oleh karena itu, jangan lupa untuk memperhatikan poin ini. Memang benar, mendapatkan keuntungan itu penting tetapi diiringi juga dengan kualitas agar konsumen bisa loyal. Tentunya Anda tidak ingin bukan mendapatkan keluhan dari pelanggan karena menerima barang yang rusak. Ini akan berdampak pada citra buruk dari usaha Anda. Setiap distributor pastinya memiliki peraturan yang mengikat dengan pebisnis yang akan bekerja sama. Yang perlu diperhatikan dalam aturan ini adalah berapa lama proses pengiriman barang, kalau ada barang rusak berapa lama proses penggantian, garansi, layanan purna jual, mitigasi risikonya seperti apa. Seorang distributor lampu LED murah yang tepercaya pastinya akan menerapkan aturan yang tidak merugikan salah satu pihak. Jadi, dalam memilih distributor ini, wajib untuk cari tahu secara detail tentang aturannya. Demikian ulasan mengapa perlu memilih distributor lampu LED murah. Semoga bisa membantu dan usaha bisa berkembang dengan kerja sama dengan pihak distributor yang tepercaya. Seperti Dian Pelita, yang merupakan distributor lampu Panasonic tepercaya, menyediakan berbagai produk dalam range yang luas untuk berbagai kebutuhan, termasuk lampu LED. Hubungi kami untuk bisa berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Mengapa Perlu Mencari Distributor Lampu LED Murah? Read More »

lampu masjid nabawi

Menilik Indahnya Lampu Masjid Nabawi

Masjid Nabawi adalah masjid yang selalu didatangi oleh jamaah umrah atau haji dari seluruh dunia. Keindahan arsitektur dan lampu Masjid Nabawi terkenal di seluruh dunia. Bahkan, ada replika lampu dari masjid tersebut yang dibuat dari bahan tembaga dan kuningan. Mengunjungi masjid yang terletak di Kota Madinah ini biasanya untuk beribadah sekaligus ziarah ke makam Nabi Muhammad saw. Masjid terbesar di dunia ini telah mengalami berbagai pengembangan sepanjang sejarah berdirinya. Mulai dari zaman khalifah, Bani Umayyah, Bani Abbasiyah, Utsmaniya dan era Raja Saudi. Sejarah Singkat Masjid Nabawi Masjid Nabawi dibangun oleh Nabi Muhammad saw. setelah beliau hijrah dari Makkah ke Madinah. Pembangunan awal dari masjid ini berlangsung cepat, kurang lebih dua bulan. Di tahun pertama hijriah atau 622 M, masjid ini pun selesai di bangun. Ukuran awal Masjid Nabawi adalah 50×50 meter. Di masa tersebut, masjid ini termasuk besar. Di masjid ini, Nabi Muhammad saw. mengadakan salat berjamaah yang dipimpin olehnya. Nabi pun sering bertemu dengan para sahabat dan utusan dari luar, mengelar majelis ilmu di masjid tersebut. Setelah Nabi Muhammad saw. wafat, masjid ini mengalami pembangunan dan renovasi dari masa ke masa. Hingga saat ini, luas Masjid Nabawi mencapai lebih dari 100.000 meter persegi. Tak hanya itu saja, fasilitas di masjid ini sangat memadai dan canggih. Jika ditotalkan dengan bawah halaman masjid mencapai 199.000 meter persegi. Ada 19 fasilitas yang terhubung ke toilet dan parkir, serta tersedia lima fasilitas khusus untuk perempuan. Di masjid ini dilengkapi 112 tangga listrik, 12 lift di fasilitas selatan dan timur. Dan ada 2.782 toilet dan 7.500 keran wudu. Terdapat 24 pintu keluar untuk parkir mobil. Bagian ini dibagi dengan delapan untuk pelanggan dan 16 pembayaran tunai.  Indahnya Desain Arsitektur dan Lampu Masjid Nabawi Sekarang ini Masjid Nabawi terdiri dari 24 kubah dengan berat masing-masing 80 ton. Di sisi dalam kubah dihiasi dengan ornamen kayu dan bisa digeser untuk membuka.  Untuk desain arsitektur dari Masjid Nabawi ada pada bangunannya. Bangunan masjid terdiri dari dua buah bangunan bertingkat dengan bentuk persegi panjang tidak beraturan. Sangat luas! Pelataran masjid pun dihiasi dengan kubah dan payung yang bisa membuka dan menutup secara otomatis. Inilah yang menjadi daya tarik utama dari Masjid Nabawi. Jumlah payung raksasa tersebut sebanyak 250 buah yang tersebar di seluruh pelataran masjid. Masing-masing memiliki tinggi 20 meter dan lebar 25 meter. Fungsi utama dari payung ini adalah untuk menstabilkan suhu ruangan di dalam Masjid Nabawi. Selain itu bisa melindungi jamaah dari terik matahari dan hujan. Payung raksasa ini akan otomatis dibuka setiap subuh dan ditutup menjelang azan magrib. Durasi payung ini membuka sempurna kurang lebih tiga menit. Namun, yang menjadi perhatian juga adalah lampu Masjid Nabawi yang sangat indah. Pencahayaan dari masjid ini sangat terang di malam hari. Penerangan tersebut menciptakan suasana yang teduh, sakral, dan khusyuk bagi jamaah yang tengah melaksanakan ibadah. Menariknya lagi, desain lampu masjid ini banyak yang menduplikasinya dan dipasang di berbagai masjid Indonesia. Hal utama yang membuat lampu ini menjadi ‘panduan’ untuk interior masjid adalah agar suasana di masjid tersebut seperti Masjid Nabawi.  Lantas apa saja bagian dari lampu Masjid Nabawi yang menarik untuk disimak? Berikut ulasannya. Ciri khas dari lampu Masjid Nabawi adalah lampu gantung yang berbentuk lingkaran terbuat dari logam terbaik yakni tembaga dan kuningan. Lampu ini dipasang tepat di bawah kubah. Ada banyak bohlam lampu yang mengelilinginya dengan warna kekuningan dan tidak menyilaukan mata. Lalu, di samping keliling lingkaran lampu, ada hiasan juga tulisan ayat Al-Qur’an. Selain desainnya yang indah, model lampu gantung akan terlihat mewah dan megah apalagi untuk ukuran masjid sebesar Masjid Nabawi, penggunaan jenis lampu ini lebih mengagumkan. Ini juga membuat jamaah betah untuk lebih lama di dalam masjid. Lampu gantung inilah yang kemudian banyak ditiru oleh pengrajin Indonesia untuk dibuat replikanya. Bagi jamaah yang pernah umrah atau haji, salat di masjid dengan lampu mirip dengan Masjid Nabawi, seperti mengobati kerinduan akan tempat tersebut. Begitu pun dengan jamaah yang belum pernah ke sana. Adanya lampu ini, seperti melangitkan doa agar semoga kelak bisa mengunjungi langsung Masjid Nabawi. Kurang lebih ada 232 pilar yang tersebar di seluruh penjuru Masjid Nabawi. Dan tiap pilar ada lampu yang meneranginya. Warna lampunya kekuningan, sehingga membuat seluruh area merata untuk pencahayaannya. Dari berbagai sumber, material dari lampu pilar ini dari kuningan. Kemudian dibentuk dan dipahat dengan motif tertentu. Finishingnya gold glossy dan dikombinasikan dengan kap lampu bahan kaca jenis kaca es. Jenis kaca es atau frosted glass memiliki tekstur di salah satu sisi dan terlihat buram seperti es. Namun, tekstur dari jenis kaca ini justru menjadikan cahaya yang dipancarkan terlihat lebih artistik. Satu lagi jenis lampu yang ada di Masjid Nabawi yaitu lampu dinding. Lampu ini terletak di bagian sudut kiri maupun kanan atas pilar. Bentuknya bulat, dihiasi motif etnik dan cahaya yang dihasilkan berwarna kekuningan. Jamaah yang datang ke Masjid Nabawi tidak pernah surut. Sepanjang hari selalu ramai dari jamaah yang berasal dari berbagai negara di dunia. Kehadiran lampu Masjid Nabawi sangat membantu jamaah dalam beribadah, meningkatkan nilai estetika arsitektur dan meninggalkan kesan mendalam yang tak akan dilupakan. Sebagai distributor lampu Panasonic tepercaya, Dian Pelita menyediakan berbagai produk lampu yang cocok untuk tata pencahayaan masjid. Ingin menjadikan masjid lokal seindah Masjid Nabawi? Bisa banget. Hubungi kami untuk berdiskusi lebih lanjut. Baca Juga: Pengaruh Pencahayaan Lampu Stadion terhadap Pengalaman Penonton

Menilik Indahnya Lampu Masjid Nabawi Read More »

distributor lampu panasonic jakarta dian pelita indonesia

Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia

Sebagai perusahaan yang bergerak di industri barang elektronik, Panasonic telah hadir lebih dari 100 tahun membersamai para pelanggannya. Oleh karena itu, urusan pencahayaan, penting untuk tahu distributor lampu Panasonic Jakarta. Mencari distributor merek ini harus mempertimbangkan berbagai faktor penting seperti track record dan layanan apa saja yang diberikan. Salah satu yang bisa dijadikan pilihan terbaik adalah PT Dian Pelita Indonesia. Mengenal PT Dian Pelita Indonesia Dian Pelita Indonesia merupakan perusahaan swasta yang didirikan pada bulan Oktober 2020 di Jakarta. Perusahaan ini berkontribusi dalam distribusi barang umum lebih spesifiknya lagi ke produk dan bahan baku yang digunakan di sektor infrastruktur (terutama di industri penerangan). Mengemban visi meningkatkan kualitas produk, Dian Pelita Indonesia telah menjadi distributor lampu Panasonic Jakarta yang terpercaya dan memiliki track record yang baik. Semua produk yang dijual telah diuji serta disertifikasi secara berkala oleh perusahaan inspeksi internasional pihak ketiga. Beberapa proyek yang telah dilakukan oleh Dian Pelita Indonesia antara lain: Dalam mengerjakan proyek-proyek tersebut, umumnya menggunakan lampu LED RGB Panasonic karena telah dikenal memiliki efisiensi daya, bisa hemat energi dan mengurangi polusi cahaya serta emisi karbon. Penggunaan RGB dan RGBW pun agar bisa menciptakan gradasi warna yang menarik di berbagai landmark, stadion dan jalan di berbagai kota. Sebagai distributor lampu Panasonic Jakarta, tentunya Dian Pelita Indonesia menjual berbagai produk lampu dengan berbagai spesifikasi. Apa saja? Berikut ulasannya. Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia Lampu jalan atau PJU memegang peranan penting dalam keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di malam hari. Jenis produk lampu PJU yang disediakan adalah LED street light series. Dalam jenis ini sudah mengusung smart series.  Seri lampu jalan pintar merek Panasonic tersedia berbagai item mulai dari 20 watt, 3000 luminous flux dan temperatur 5000k. Untuk seri standar sendiri terbagi atas 4 yaitu seri S3, EVO, NEO dan lampu jalan SP. Penggunaan jenis ini tentunya memiliki kelebihan tersendiri yaitu: Pedestrian adalah jalur yang dilalui pejalan kaki, umumnya sejajar dengan sumbu jalan serta lebih tinggi dari permukaan jalan agar keselamatan pejalan kaki terjamin. Jalur pedestrian ini bisa berupa trotoar, sidewalk, plaza, mall dan pathway. Umumnya lampu untuk pedestrian menggunakan model yang unik. Contohnya model ala jalanan Eropa, model Jepang, lampu tiang dan lampu sorot. Dian Pelita Indonesia menyediakan berbagai model untuk penerangan pedestrian dengan menggunakan LED series Panasonic dengan auto dimming (yang otomatis meredup dan terang) dan smart series.  Sesuai dengan namanya, lampu memiliki batang lampu yang sangat tinggi kurang lebih 15 meter dan menggabungkan berbagai bentuk bingkai lampu. Model headlamp sendiri disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, lingkungan atau kebutuhan pencahayaan spesifik. Sebagai contoh penggunaan dari jenis ini untuk pencahayaan stadion sepak bola. Dengan demikian, cahaya yang dihasilkan akan merata, tidak menyebabkan ada area gelap dan area terang. Bisa juga digunakan untuk penerangan jalan. Dian Pelita Indonesia menyediakan jenis ini untuk normal dan DMX control series. Melewati underpass di malam hari tentunya membutuhkan pencahayaan agar terhindar dari risiko kecelakaan misalnya. Namun yang perlu diperhatikan, untuk pencahayaan di bagian jalan ini tentunya berbeda dengan jalan utama.  Karena terletak di bagian bawah jalan, umumnya menggunakan cahaya yang tidak terlalu terang dan berwarna kuning. Sebaliknya apabila menggunakan cahaya dan warna yang terang, bisa meningkatkan risiko silau bagi pengguna jalan, dan ini bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan saat mengemudi. Lampu LED sorot merupakan titik cahaya yang dalam penggunaannya bisa menerangi segala arah. Jangkauan dari lampu sorot ini pun bisa menyesuaikan panjang underpass. Di produk Panasonic ada kurang lebih delapan belas item untuk kategori lampu LED sorot ini. Yang terakhir adalah seluruh lampu LED Panasonic sesuai LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa proyek dari Dian Pelita Indonesia menggandeng pemerintah. Untuk pengerjaannya, lampu LED yang digunakan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh LKPP. Dan jenis lampu LED yang digunakan mulai dari normal, auto dimming, smart and DMX control series. Demikian ulasan tentang Dian Pelita Indonesia sebagai distributor lampu Panasonic Jakarta dan apa saja jenis produk yang tersedia. Dalam distribusi, Dian Pelita Indonesia mengedepankan sinergi antara pelanggan dan produsen. Sehingga dalam pengembangan bisnis bisa lebih bermanfaat dan komunikasi yang terjalin pun lebih jelas serta transparan mengenai kualitas, harga serta negosiasi yang fleksibel. Baca Juga: Keamanan dalam Pencahayaan: Lampu Panasonic untuk Lingkungan yang Aman

Jenis Produk yang Tersedia di Distributor Lampu Panasonic Jakarta Dian Pelita Indonesia Read More »

lampu stadion standar fifa

Seperti Apa Lampu Stadion Standar FIFA? Cari Tahu di Sini

Dalam membangun sebuah lapangan sepak bola, ada beberapa standar yang harus diperhatikan mulai dari ukuran, penggunaan rumput hingga pencahayaan. Dalam hal pencahayaan, lampu stadion standar FIFA menjadi rujukan utama para developer untuk memenuhi syarat seperti bebas silau hingga kapasitasnya. Standar pencahayaan stadion FIFA merupakan pedoman untuk penerangan di stadion sepak bola yang telah disetujui oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB). Adapun aturan ini disebut dengan Stadium Lighting Standard (SLS). Hadirnya SLS ini memberikan standar akan keseragaman untuk kualitas dan jenis pencahayaan stadion sepak bola. Standar ini pertama kali dikembangkan oleh International Association of Lighting Designers (IALD) yang dipublikasi pertama kali pada tahun 1987. Tujuan utama dari lampu stadion standar FIFA ada empat, yakni: Agar lebih memahami terkait standar FIFA terkait pencahayaan stadion, berikut ini akan diulas beberapa kriteria dari standar tersebut. Kriteria Lampu Stadion Standar FIFA Dalam membangun dan merenovasi stadion sepak bola, harus mempertimbangkan keamanan serta kenyamanan dari penonton maupun pemain di lapangan. Ini akan berpengaruh terhadap permainan para atlet di lapangan dan penonton pun bisa melihat dengan jelas jalannya seluruh pertandingan. Untuk itu FIFA telah merumuskan beberapa standar seperti keseimbangan, intensitas, warna serta pengendalian silau. Menurut standar FIFA, iluminasi secara keseluruhan minimum 300 lumen dengan grade 3 untuk latihan yang menggunakan 4 tiang lampu. Iluminasi ini mengacu pada tingkat pencahayaan yang diperlukan agar area latihan memiliki penerangan yang cukup. Jadi, setiap meter persegi area latihan harus menerima minimal 300 lumen cahaya. Sedangkan grade 3 untuk latihan 4 lampu, berarti menunjukkan tingkat iluminasi tertentu.  Untuk standar FIFA terkait keseluruhan pencahayaan stadion sebesar 2000 lux. Beberapa stadion sepak bola di Indonesia bahkan telah melebihi standar tersebut seperti Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) sebesar 3500 lux dan Stadion GBT Surabaya sebesar 2850 lux. Standar FIFA juga mengatur penempatan lampu stadion agar pencahayaannya merata. Selain itu, peraturan ini sangat penting agar pemain, penonton dan kameramen TV tidak mengalami silau. Posisi lampu harus diatur dengan hati-hati, menggunakan peredam cahaya serta menerapkan teknologi dalam mengendalikan cahaya. Jika ini diterapkan maka silau bisa dikurangi. Selain penempatan, jarak juga harus diperhatikan. Jarak lampu minimum adalah 16 meter dari lapangan. Sedangkan untuk ketinggian minimum adalah 25 meter dari lapangan. Tujuan diterapkan standar ini agar lampu stadion bisa menciptakan pencahayaan optimal selama pertandingan berlangsung. Adapun standar dari penempatan lampu yang berada di sudut lapangan adalah 12 meter minimum dan dengan ketinggian 40-45 meter. Ini bertujuan agar pencahayaan merata di seluruh lapangan. Temperatur cahaya lampu stadion standar FIFA adalah 5000k-6000k untuk standar A, B, C. Rentang ini akan memberikan cahaya putih yang akurat dan terang tentunya sehingga bisa menciptakan lingkungan visual yang lebih jelas dan realistis bagi pemain maupun penonton. Sedangkan untuk standar D yakni minimum 4000k-6200k. Walaupun rentang temperatur ini sedikit lebih rendah, tapi bisa memberikan pencahayaan cukup baik untuk pertandingan informal seperti pertandingan persahabatan misalnya. Untuk sistem lampu stadion menggunakan sistem DALI hingga DMX.  Sistem DALI (digital addressable lighting interface) merupakan protokol komunikasi yang memungkinkan pengendalian secara individual dan presisi lampu dilakukan dengan digital. Menggunakan sistem ini, penerangan di stadion bisa diatur dengan fleksibilitas tinggi. Hal ini termasuk pengaturan zona pencahayaan, intensitas cahaya hingga penggunaaan skenario penerangan yang berbeda disesuaikan kebutuhan pertandingan. Sistem DMX (digital multiplex) digunakan sebagai standar yang minimum dalam sistem pencahayaan stadion. Ini merupakan protokol komunikasi yang digunakan di industri hiburan agar bisa mengendalikan beberapa perangkat pencahayaan seperti efek khusus, lampu dan lainnya. Lampu stadion standar FIFA menggunakan LED mulai dari tempat latihan hingga stadion utama. Keunggulan LED dengan masa pakai lama, daya tahan tinggi, hemat energi dan ramah lingkungan menjadi faktor penting mengapa jenis ini yang digunakan. Keseluruhan kriteria lampu stadion standar FIFA di atas diperuntukkan agar pencahayaan lebih optimal, pemain bisa bertanding dengan nyaman dan pihak penonton memiliki pengalaman menonton dengan visual terbaik.  Baca Juga: Efisiensi Energi Lampu Jalan LED: Penghematan Besar untuk Kota

Seperti Apa Lampu Stadion Standar FIFA? Cari Tahu di Sini Read More »

Annual Meeting 2023 Dian Pelita Indonesia bersama Panasonic Indonesia distributor resmi lampu led panasonic

Dian Pelita Indonesia Annual Meeting 2023 bersama Panasonic Indonesia

Pada 20 Oktober 2023, PT Dian Pelita Indonesia, distributor resmi produk Panasonic di Indonesia, menggelar rapat koordinasi tahunan. Acara tersebut spesial karena dihadiri oleh perwakilan dari PT Panasonic Gobel Life Solution Sales Indonesia & PT Panasonic Gobel Indonesia, yang berperan sebagai supplier bagi PT Dian Pelita Indonesia, serta perwakilan dari holding perusahaan, PT Kahyun Indonesia Sangkamadeha. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Dian Pelita Indonesia, Bapak Ahmad Mufti Fannani, menyatakan dengan bangga bahwa perolehan perusahaan di tahun 2023 telah meningkat 25% dibandingkan tahun 2022. Beliau juga mengungkapkan tekad perusahaan untuk terus meningkatkan prestasi hingga akhir Desember 2023, dengan fokus khusus pada produk Lighting dan Home Appliance. Selain itu, hadir pula Bapak Michael Nababan, selaku Presiden Komisaris, yang berharap agar sinergi antara perusahaan dan para mitra kerjanya akan terus ditingkatkan di masa mendatang. Harapannya, kerja sama yang semakin erat ini dapat memberikan dampak positif bagi performa perusahaan. Sebagai penutup, penting untuk diingat bahwa PT Dian Pelita Indonesia adalah perusahaan nasional yang dikelola putra-putri Indonesia. Perusahaan ini berdedikasi untuk mendukung perkembangan bangsa, khususnya dalam penyediaan infrastruktur, seperti Penerangan Jalan Umum, serta beragam produk elektronik lainnya.

Dian Pelita Indonesia Annual Meeting 2023 bersama Panasonic Indonesia Read More »

× Whatsapp